BNPB Aktifkan Penyaluran Bantuan Gempa NTT Via Udara

Helikopter BNPB. Dok. Metro TV

BNPB Aktifkan Penyaluran Bantuan Gempa NTT Via Udara

Muhamad Marup • 21 August 2026 23:34

Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengaktifkan penyaluran bantuan gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) via udara. Hal tersebut disampaikan Deputi 2 Bidang Pencegahan BNPB, Abdul Muhari, kepada tim Meet Nite Live.

"Kita akan aktifkan dropping (bantuan) via udara," ujar Muhari, dalam program Meet Nite Live Metro TV, Jumat, 21 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, pihaknya saat ini terus melakukan peninjauan udara menggunakan helikopter. Tujuannya untuk mengidentifikasi titik-titik turun helikopter untuk menyalurkan bantuan.

Muhari menyebut, banyak sekali titik-titik terdampak gempa yang berada di puncak bukit. Kondisi tersebut menyulitkan mobilitas logistik dan bantuan via darat.

"Beberapa jalannya masih jalan tanah dan aspal batu, sehingga ini yang akan jadi fokus atensi kita untuk daerah-daerah seperti ini," jelasnya.


Deputi 2 Bidang Pencegahan BNPB, Abdul Muhari dalam program Meet Nite Live. Dok. Metro TV



Muhari juga menyebut, peninjauan udara untuk memastikan gambaran dampak dari lokasi pesisir. Pihaknya menerima informasi bahwa terjadi juga tsunami di beberapa wilayah pesisir.

"Tujuannya untuk melihat gambaran kawasan pesisir yang beberapa titik terinformasikan terdampak tsunami apakah tsunami ini dampaknya sifatnya kawasan di daerah pemukiman atau spot by spot yang sangat bergantung pada karakteristik demografi di titik tersebut," katanya.

Sementara itu, salah seorang warga terdampak gempa NTT, Samsun, menceritakan tenda sudah didirikan sejak hari pertama terjadinya gempa. Hingga saat ini, ia mengatakan belum ada bantuan yang masuk ke lokasi pengungsian mandiri warga di Kelurahan Paupanda.

"Sampai saat ini dari manapun bantuan itu belum pernah tersentuh. (Kebutuhannya) sementara mungkin tenda ya, karena di kondisi seperti ini tenda yang dibuat ini sangat darurat sekali," ucapnya.

(Muhamad Marup)