NEWSTICKER

'Digantung' Indonesia, Hanwha Ocean Menanti Kepastian Kontrak Kapal Selam dengan RI

Maket kapal selam Korea Selatan. Foto: Marcheilla Ariesta

'Digantung' Indonesia, Hanwha Ocean Menanti Kepastian Kontrak Kapal Selam dengan RI

Marcheilla Ariesta • 7 June 2023 11:12

Busan: Kepastian kontrak dari Pemerintah Indonesia terkait pengadaan tiga kapal selam batch kedua Changbogo Class buatan Hanwha Ocean, masih belum jelas. Padahal, Hanwha Ocean telah memenangkan tender sejak 2019 lalu.

 

Sejak memenangkan tender pengadaan tiga kapal selam batch II untuk Indonesia pada 2019, Hanwha Ocean belum menerima Letter of Credit (L/C). Berarti, Indonesia belum melakukan pembayaran apa pun terkait hal ini.

 

Meskipun pembayaran belum diterima, Hanwha Ocean telah melakukan pre-order komponen ketiga kapal selam tersebut. Langka ini dilakukan demi memenuhi tenggat waktu pasokan.

 

Kim mengaku tidak tahu menahu terkait dengan alasan mengapa Kementerian Pertahanan Indonesia belum meneken L/C tersebut. Hanwha Ocean mengungkapkan, sebelum pandemi covid-19, hubungan dengan pemerintah Indonesia cukup baik.

 

"Kami (Hanhwa) menganggap Indonesia sebagai partner bisnis yang baik dan sangat penting. Dan kami selalu mendukung Indonesia dalam hal pendanaan, serta aspek pemeliharaan dan teknologi," ucap Head of Naval Ship Business Management Development Hanwha Ocean, Kevin Kim dalam pertemuan dengan 13 jurnalis peserta The Next Generation Indonesia Journalist Network on Korea di Geoje Island, Gyeongsangnam, Korea, Jumat lalu.

 

Kim yakin akan ada jalan keluar terbaik dalam masalah ini. Saat ditanya terkait pergantian kepemimpinan Indonesia usai Pemilu 2024, Kim tetap optimis proyek ini tidak akan mengalami pengaruh negatif.

 

"Sejujurnya, saya tidak tahu dengan persis kondisi politik Indonesia. Tapi, pengalaman kami membuktikan, dinamika politik tidak mempengaruhi hubungan bisnis," ujarnya.

 

"Hubungan Hanwha dengan pemerintah Indonesia sangat baik. Di tengah situasi sekarang ini, kami tetap berupaya maksimal mempertahankan hubungan baik dengan pemerintah Indonesia," imbuh Kim.

 

Indonesia dan Korea Selatan telah menyelesaikan batch 1 kerja sama pembuatan kapal selam, lewat Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering (DSME), nama lama Hanhwa Ocean. Batch pertama terdiri dari KRI Nagapasa-403, KRI Ardadeli-404, dan KRI Alugoro-405.

 

Sementara itu, Alugoro resmi menjadi alutsista TNI AL, setelah diresmikan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto di PT PAL Indonesia (Persero) Surabaya, Jawa Timur, pada 17 Maret 2021.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Metrotvnews.com

(Fajar Nugraha)