Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto: Metrotvnews.com/Candra.
Airlangga: Demutualisasi BEI Bisa Tahun Ini
Siti Yona Hukmana • 30 January 2026 13:50
Jakarta: Pemerintah akan melakukan percepatan demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI). Demutualisasi adalah proses perubahan struktural perusahaan mutual (dimiliki anggota/pemegang polis) menjadi perusahaan saham publik yang dimiliki pemegang saham.
Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menghadiri rapat terbatas di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta. Rapat ini dihadiri oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Investasi dan BPKM Rosan Roeslani, sekaligus Ketua Danantara; Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa; dan Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Dony Oskaria.
Rapat ini digelar menyusul anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam dua hari terakhir, hingga menyentuh level 7.000-an, dari level 9.000-an. Namun, sudah rebound atau stabil sejak kemarin dan masuk dalam jalur hijau pagi ini.
"Dan menanggapi situasi ini, pemerintah menegaskan bahwa komitmen untuk menjaga stabilitas dan kredibilitas bangsa, ini juga untuk kredibilitas pasar modal melalui beberapa langkah strategis. Pertama, percepatan demutualisasi Bursa Efek Indonesia," kata Airlangga di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat, 30 Januari 2026.
Percepatan Demutualisasi Bursa Tahun Ini
Eks Menteri Perindustrian itu mengatakan pemerintah ingin mempercepat demutualisasi bursa. Menurutnya, demutualisasi bisa langsung dilakukan berproses di tahun ini.Dengan demutualisasi, tercipta transformasi struktural, yang dapat mengurangi benturan kepentingan di bursa efek antara pengurus bursa dengan anggota bursa, dan mencegah praktik pasar yang tidak sehat.
.jpg)
Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: Dok. MI.
"Demutualisasi bursa ini juga akan membuka terhadap investasi, termasuk dari Danantara dan juga agensi lainnya," ungkap Airlangga.
Tahapan ini disebut telah masuk dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan. Langkah demutualisasi bisa dilanjutkan dengan bursa go public di tahap berikutnya.