Thomas Djiwandono terpilih sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia. Foto: YouTube Parlemen.
Mengenal Thomas Djiwandono, dari Wamenkeu ke Deputi Gubernur BI
Ade Hapsari Lestarini • 26 January 2026 19:51
Jakarta: Thomas Djiwandono akhirnya terpilih menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Thomas menggantikan Juda Agung yang mengundurkan diri dari jabatannya pada 13 Januari 2026.
Thomas Djiwandono sebelumnya masuk dalam daftar kandidat yang diusulkan pemerintah untuk mengisi jabatan Deputi Gubernur BI. Komisi XI DPR RI memutuskan ini melalui rapat internal.
Latar belakang keluarga
Thomas M. Djiwandono, yang akrab disapa Tommy, lahir di Jakarta pada 7 Mei 1972. Ia berasal dari keluarga yang memiliki akar kuat di dunia ekonomi dan politik. Ayahnya, Soedradjad Djiwandono, adalah mantan Gubernur Bank Indonesia. Ibunya, Biantiningsih Miderawati, merupakan kakak kandung Presiden Prabowo Subianto, pendiri Partai Gerindra.
Pendidikannya dimulai di SMP Kanisius Menteng, Jakarta. Ia kemudian meraih gelar Sarjana di bidang Sejarah dari Haverford College, Pennsylvania, Amerika Serikat. Gelar Magister ia peroleh di bidang Hubungan Internasional dan Ekonomi Internasional dari Johns Hopkins University School of Advanced International Studies, Washington, D.C.
.jpeg)
Thomas Djiwandono terpilih sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia. Foto: dok Gerindra.
Perjalanan karier professional
Karier profesional Thomas Djiwandono dimulai dari dunia jurnalistik. Ia pernah menjadi wartawan magang di Majalah Tempo pada 1993 dan wartawan di Indonesia Business Weekly pada 1994. Ia juga sempat bekerja sebagai analis keuangan di Whetlock NatWest Securities, Hong Kong.
Pada 2006, ia beralih ke dunia bisnis setelah diminta pamannya, Hashim Djojohadikusumo, untuk bergabung dengan Arsari Group, sebuah perusahaan agrobisnis. Di sana, ia menjabat sebagai Deputy Chief Executive Officer (CEO).
Kinerja di bidang politik
Di bidang politik, Thomas Djiwandono aktif di Partai Gerindra. Ia pernah menjadi calon legislatif untuk Provinsi Kalimantan Barat. Posisi strategisnya saat ini adalah sebagai Bendahara Umum Partai Gerindra, yang membuatnya bertanggung jawab atas pengelolaan keuangan partai. Kinerjanya dianggap baik. Atas laporan keuangan yang transparan, Partai Gerindra pernah meraih penghargaan dari Transparency International Indonesia dan Indonesia Corruption Watch.
Dalam pemerintahan, ia pernah menjadi anggota Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Prabowo-Gibran Bidang Ekonomi dan Keuangan. Saat ini, ia menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com