Kebakaran Level Darurat Meluas saat Australia Diterpa Panas Ekstrem

Kebakaran hutan yang melanda Australia mengancam rumah warga. Foto: ABC

Kebakaran Level Darurat Meluas saat Australia Diterpa Panas Ekstrem

Muhammad Reyhansyah • 27 January 2026 20:27

Victoria: Petugas pemadam kebakaran di negara bagian Victoria, Australia, tengah berjuang memadamkan sedikitnya enam kebakaran besar di tengah gelombang panas ekstrem yang melanda wilayah tenggara negara itu.

Mengutip laporan ABC News, Selasa, 27 Januari 2026, dua kebakaran saat ini berada pada status “tingkat darurat”. Sejumlah komunitas telah menerima peringatan darurat, dengan instruksi yang bervariasi mulai dari evakuasi, bersiaga dan memantau situasi, hingga berlindung di tempat.

Otoritas pemadam kebakaran memperingatkan bahwa kondisi di lapangan berubah sangat cepat dan meminta warga untuk terus mengikuti pembaruan peringatan resmi.

Biro Meteorologi Australia mencatat rekor suhu tertinggi sepanjang masa di beberapa wilayah Victoria, dengan satu daerah mencapai suhu 48,9 derajat Celsius. Kota Melbourne sendiri mencatat suhu hingga 41 derajat Celsius.

Kepala pemadam kebakaran Forest Fire Management Victoria, Chris Hardman, mengatakan kondisi cuaca yang ekstrem membuat upaya pemadaman menjadi “sangat sulit” bagi para petugas.

Dua kebakaran di wilayah Camperdown dan Otways diklasifikasikan berada pada tingkat darurat, sementara kebakaran baru di kawasan Larralea juga menimbulkan “kekhawatiran signifikan”.

Kepala Country Fire Authority (CFA) Jason Hefferman mengatakan kepada ABC Radio bahwa kebakaran di Otways berpotensi memicu hujan bara api yang dapat memicu titik-titik api baru di depan jalur utama kebakaran.

Hingga kini belum ada laporan resmi mengenai tingkat kerusakan. Namun, Wakil Pengendali Insiden Australia Alistair Drayton mengatakan terdapat “bukti anekdotal” bahwa sejumlah rumah telah hilang akibat kebakaran. Ia juga memuji kerja para pemadam kebakaran yang dinilainya “luar biasa”.

Selain Victoria yang memberlakukan larangan total menyalakan api, negara bagian Australia Selatan juga berada dalam status siaga dengan risiko kebakaran pada tingkat “ekstrem”.

Di tengah situasi tersebut, otoritas kesehatan memperingatkan bahwa gelombang panas berkepanjangan membawa risiko serius bagi kesehatan masyarakat.

Kepala petugas kesehatan Victoria, Caroline McElnay, mengatakan kelompok paling rentan adalah lansia, anak-anak, serta mereka yang memiliki kondisi kesehatan bawaan.

“Kondisi ini dapat menyebabkan masalah kesehatan yang berpotensi fatal seperti kelelahan panas dan sengatan panas, serta dapat memicu kejadian seperti serangan jantung atau stroke,” ujar McElnay kepada wartawan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fajar Nugraha)