Presiden Prabowo Matangkan Kolaborasi Kampus Indonesia-Inggris

Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan menteri terkait. Foto: Istimewa

Presiden Prabowo Matangkan Kolaborasi Kampus Indonesia-Inggris

M Ilham Ramadhan Avisena • 28 January 2026 09:19

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan khusus dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa, 27 Januari 2026. Pertemuan untuk mematangkan tindak lanjut kerja sama pendidikan tinggi antara Indonesia dan universitas-universitas terkemuka di Inggris Raya.

Pertemuan tersebut menegaskan komitmen Prabowo terhadap penguatan kualitas sumber daya manusia melalui kolaborasi internasional.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan, Prabowo secara langsung mengoordinasikan pembahasan tersebut guna memastikan kerja sama strategis di bidang pendidikan berjalan efektif dan berdampak luas.

"Pertemuan tersebut fokus membahas perkembangan kerja sama pendidikan antara Indonesia dan sejumlah universitas ternama di Inggris Raya," tulis Teddy dikutip dari siaran pers, Rabu, 28 Januari 2026.
 


Dalam pertemuan itu, Prabowo menerima laporan dari Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto terkait progres penguatan pendidikan tinggi nasional, khususnya di sektor kesehatan serta bidang STEM melalui kemitraan global. Laporan tersebut menyoroti respons positif dari mitra internasional terhadap inisiatif pemerintah Indonesia.

"Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melaporkan bahwa inisiatif Bapak Presiden Prabowo untuk membangun 10 kampus di bidang kesehatan dan STEM melalui kolaborasi dengan universitas ternama Inggris Raya mendapatkan respons yang sangat positif dari pihak mitra," ujar Teddy.


Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan menteri terkait. Foto: Istimewa

Pertemuan di Hambalang disebut mencerminkan gaya kepemimpinan Prabowo yang proaktif dan berorientasi hasil, dengan memastikan setiap kerja sama luar negeri benar-benar mendukung peningkatan mutu pendidikan nasional, kemandirian bangsa, serta kesiapan Indonesia menghadapi persaingan global berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)