Titik penyeberangan Rafah yang memisahkan antara Mesir dan Gaza. (Anadolu Agency)
Penyeberangan Rafah Dibuka Besok, PBB Dorong Peningkatan Bantuan untuk Gaza
Willy Haryono • 31 January 2026 11:40
Jakarta: Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) berharap penyeberangan Rafah dapat digunakan untuk pengiriman kargo bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza setelah kembali dibuka pada hari Minggu besok, 1 Februari 2026.
Wakil Juru Bicara PBB Farhan Haq mengatakan, pengaktifan kembali pergerakan kargo melalui Penyeberangan Rafah sangat penting untuk meningkatkan volume pasokan kemanusiaan yang masuk ke Gaza.
“Kami tentu berharap Rafah juga dapat digunakan untuk pergerakan kargo. Mengaktifkan kembali pergerakan kargo melalui penyeberangan Rafah sangat penting untuk meningkatkan volume pasokan kemanusiaan yang masuk ke Gaza,” ujar Haq, dikutip dari Antara, Sabtu, 31 Januari 2026.
Ia menambahkan bahwa langkah tersebut juga akan memperkuat respons kemanusiaan, khususnya bagi warga yang meninggalkan Gaza. Menurut Haq, PBB secara konsisten menegaskan bahwa setiap pergerakan warga harus dilakukan secara sukarela dan aman.
“Kami telah berulang kali menjelaskan bahwa mereka yang memilih untuk pergi atau kembali harus dapat melakukannya secara sukarela dan aman,” tegasnya dalam konferensi pers di Markas PBB.
Sebelumnya pada hari yang sama, Israel mengumumkan pembukaan kembali pos pemeriksaan Rafah di perbatasan Mesir dan Jalur Gaza mulai 1 Februari. Pembukaan tersebut ditujukan untuk mendukung pergerakan terbatas orang ke dua arah.
Baca juga: Gaza Masih Bergolak Meski Fase Kedua Rencana Perdamaian Inisiatif AS Diluncurkan