Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Kesehatan Hewan (DKP2KH) Provinsi Kepri Rika Azmi. ANTARA/Ogen
Kepri Pastikan Kebutuhan 7.000 Sapi Kurban untuk Iduladha Tercukupi
Whisnu Mardiansyah • 10 May 2026 09:28
Tanjungpinang: Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Kesehatan Hewan (DKP2KH) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memastikan kebutuhan sapi kurban untuk Iduladha 1447 Hijriah atau 2026 Masehi mencapai sekitar 7.000 ekor. Seluruh kebutuhan tersebut dalam kondisi aman.
Kepala DKP2KH Kepri, Rika Azmi, mengatakan ketersediaan sapi kurban dipasok dari peternak lokal serta pengiriman dari luar daerah. Pasokan berasal terutama dari Provinsi Lampung hingga Riau.
"Insyaallah kebutuhan sapi kurban di Kepri mencukupi," kata Rika di Tanjungpinang, seperti dilansir Antara, Sabtu, 9 Mei 2026,
Ia menjelaskan, meskipun distribusi sapi dari luar daerah telah dibuka, pemerintah tetap menerapkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK).
"Distribusi sapi di Kepri saat ini terbuka, namun kita tetap mewaspadai potensi penyebaran PMK," ujarnya.
Untuk mengantisipasi penyebaran PMK, DKP2KH Kepri telah menginstruksikan petugas kesehatan hewan di kabupaten dan kota untuk memperketat pengawasan lalu lintas hewan kurban. Pemeriksaan juga akan dilakukan secara menyeluruh menjelang Iduladha, termasuk di kandang peternak dan tempat penampungan sementara.
Pemeriksaan kesehatan hewan dijadwalkan berlangsung sekitar dua minggu sebelum Idul Adha. Tujuannya untuk memastikan seluruh hewan kurban dalam kondisi sehat dan layak konsumsi.
"Pemerintah menjamin hewan kurban di Kepri layak dikonsumsi masyarakat," kata Rika.

Ilustrasi hewan kurban. Foto: Medcom.id
Ia menambahkan, hingga saat ini belum ditemukan laporan adanya hewan kurban yang terjangkit penyakit menular di wilayah Kepri. Kondisi kesehatan hewan di lapangan juga disebut masih aman dengan pengawasan yang terus diperketat.
Rika menegaskan sinergi pemerintah provinsi dan kabupaten atau kota terus diperkuat. Kerja sama ini bertujuan menjaga kelancaran pasokan serta stabilitas harga hewan kurban menjelang Idul Adha 2026.
"Masyarakat Kepri tidak perlu khawatir, karena ketersediaan sapi dipastikan aman dan cukup," ujarnya.