Kebijakan Rabu CFD, ASN Pemkot Tasikmalaya Tunggangi Kuda Menuju Kantor

Seorang pegawai negeri sipil (PNS) Pemkot Tasikmalaya menunggangi kuda menuju kantor. MI

Kebijakan Rabu CFD, ASN Pemkot Tasikmalaya Tunggangi Kuda Menuju Kantor

Media Indonesia • 6 May 2026 17:16

Tasikmalaya: Pemerintah Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, memberlakukan car free day (CFD) setiap hari Rabu bagi aparatur sipil negara (ASN) sebagai upaya efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM). Namun, pemberlakukan tersebut dinilai belum efektif karena sebagian besar ASN masih ditemukan membawa kendaraan bermotor dan mobil yang terparkir di lingkungan kantor.

Pantauan di lingkungan kantor Pemerintah Kota Tasikmalaya menunjukkan masih banyak ASN yang membawa sepeda motor dan mobil, termasuk kendaraan berpelat merah yang diganti menjadi pelat hitam.

Sebagian ASN lainnya sudah mulai terbiasa membawa sepeda, berjalan kaki, naik ojek, bahkan menunggangi kuda. Namun, pemberlakukan CFD masih belum efektif karena rata-rata rumah ASN jauh dari kantor dan di Jalan Letnan Harun tidak tersedia trayek angkutan kota (angkot).

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, mengatakan pemberlakukan CFD setiap hari Rabu memang masih ditemui banyak sepeda motor dan mobil ASN yang terparkir, termasuk mobil dinas kepala dinas yang mengganti pelat merah menjadi hitam. Upaya efisiensi penggunaan BBM masih belum efektif dilakukan oleh pegawai di tengah kondisi konflik yang terjadi di Timur Tengah.
 


"Kebijakan car free day setiap hari Rabu belum efektif karena di lingkungan pemerintah masih ditemukan motor dan mobil ASN terparkir di halaman kantor. Kami juga berkeliling memakai sepeda, dan memang ada pegawai yang sudah mulai mandiri dengan memakai sepeda, motor listrik, jalan kaki, naik ojek, dan ada juga yang menunggangi kuda ke kantor," ujar Viman Alfarizi di Tasikmalaya, Rabu, 6 Mei 2026.

Menurut Viman, kebijakan CFD yang dilakukan setiap hari Rabu akan dievaluasi untuk memastikan para ASN benar-benar mendorong efisiensi penggunaan BBM. Dari inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan di setiap perkantoran, banyak pegawai yang sudah mulai terbiasa membawa sepeda, motor listrik, berjalan kaki, naik ojek, hingga menunggangi kuda.

"Kendaraan pribadi berbahan bakar fosil tidak diperkenankan digunakan. Kami akan melakukan evaluasi satu bulan sekali agar semua pihak mendorong kebijakan efisiensi penggunaan BBM. Kami apresiasi langkah yang dilakukan oleh pegawai yang menunggangi kuda ke kantor. Kebijakan ini seharusnya didorong oleh semua pegawai agar tidak menggunakan motor dan mobil," katanya.


Seorang pegawai negeri sipil (PNS) Pemkot Tasikmalaya menunggangi kuda menuju kantor. MI

Sementara itu, M Arif Syamsani, pegawai Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tasikmalaya, mengatakan bahwa kebijakan CFD setiap hari Rabu membuatnya tidak membawa mobil atau motor sebagai upaya efisiensi penggunaan BBM. Ia mendorong langkah tersebut, tetapi banyak pegawai lain yang sudah terbiasa memakai motor listrik, sepeda, jalan kaki, atau naik ojek.

"Kebijakan car free day yang berlaku setiap Rabu membuat banyak pegawai memakai sepeda, motor listrik, jalan kaki, naik ojek. Kami hanya bisa membawa kuda ke kantor. Langkah ini dilakukan untuk mendorong kebijakan, dan kami hanya berangkat serta pulang karena di halaman kantor tidak disiapkan kandang kuda," tandas Arif.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)