Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf. ANTARA/Anita Permata Dewi.
Muktamar ke-35 NU Digelar pada 1-5 Agustus 2026
Achmad Zulfikar Fazli • 7 May 2026 14:42
Jakarta: Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) telah menetapkan jadwal Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU). Forum permusyawaratan tertinggi di NU itu akan digelar pada awal Agustus 2026.
"Insyaallah Muktamar NU akan dilaksanakan pada tanggal 1 sampai 5 Agustus tahun 2026," kata Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Sekjen PBNU) Saifullah Yusuf di Jakarta, dilansir dari Antara, Kamis, 7 Mei 2026.
Terkait lokasi penyelenggaraan muktamar, PBNU belum memutuskannya. Namun, sejumlah daerah telah diusulkan untuk menjadi tuan rumah Muktamar NU.
Saifullah mengatakan penentuan lokasi kegiatan masih dalam pembahasan dengan mempertimbangkan kemudahan akses, ketersediaan sarana dan prasarana, serta waktu persiapan yang dinilai pendek.
"Ada beberapa daerah yang mengusulkan untuk menjadi tuan rumah seperti misalnya NTB, Sumatra Barat, dan di Jawa Timur. Tapi semuanya nanti tentu tergantung pada hasil rapat dengan mempertimbangkan berbagai hal termasuk akses, sarana prasarana, dengan pertimbangan waktu yang sangat pendek, sekitar dua bulan," kata Saifullah.
_%20Foto%20Medcom_id(4).jpeg)
Logo Nahdlatul Ulama. Dok. Medcom
Baca Juga:
PBNU Bentuk Panitia Kecil Siapkan Muktamar |
Saifullah menambahkan agenda utama Muktamar ke-35 NU adalah pemilihan Ketua Umum PBNU. Selain itu, akan dipilih orang-orang yang berpengaruh untuk masuk jajaran Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA). Ahlul Halli Wal Aqdi ini merupakan mekanisme pemilihan Rais Aam.
Persiapan menuju Muktamar ke-35 NU masih terus dimatangkan. PBNU juga sedang memverifikasi daftar peserta yang memiliki hak suara.
Sebelum Muktamar ke-35 NU digelar, PBNU dijadwalkan terlebih dulu mengadakan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) pada Juni 2026. Hasil dari Munas dan Konbes itu akan dijadikan materi dalam Muktamar ke-35 NU.