Semangat Bela Negara Jadi Fondasi Utama Membentuk Karakter ASN

Kegiatan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS) Kemendagri Tahun 2026 di BPSDM Kemendagri, Kalibata, Jakarta. Dok. BPSDM Kemendagri

Semangat Bela Negara Jadi Fondasi Utama Membentuk Karakter ASN

Achmad Zulfikar Fazli • 7 May 2026 16:58

Jakarta: Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Dalam Negeri (BPSDM Kemendagri) menegaskan pentingnya bagi aparatur sipil negara (ASN) untuk memegang teguh semangat bela negara. Semangat tersebut menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter ASN yang profesional, adaptif, dan berintegritas di era abad ke-21.

Penegasan tersebut disampaikan Kepala BPSDM Kemendagri, Sugeng Hariyono, dalam amanatnya yang dibacakan Sekretaris BPSDM, Afrijal Dahrin, dalam Upacara Api Semangat Bela Negara (ASBN). Ini merupakan salah satu kegiatan inti dalam rangkaian agenda Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS) Kemendagri Tahun 2026 di BPSDM Kemendagri, Kalibata, Jakarta, Rabu, 6 Mei 2026.

Upacara penyalaan Api Semangat Bela Negara berlangsung khidmat dan menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen para CPNS dalam menjaga persatuan, keutuhan bangsa, serta memperkuat jiwa pengabdian kepada negara.

Afrijal mengatakan semangat bela negara harus menjadi landasan dalam pelaksanaan tugas ASN di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

“Tuntutan zaman di abad ke-21 menghendaki ASN yang tidak hanya cakap secara teknis-administratif, tetapi juga mampu berpikir kritis, berani berinovasi, melek digital, adaptif terhadap perubahan, serta mampu berkolaborasi lintas batas sektor dan instansi,” kata Afrijal dalam keterangannya, Kamis, 7 Mei 2026.

Dia menegaskan menjadi ASN Kemendagri bukan sekadar menjalankan pekerjaan administratif, tetapi mengemban tanggung jawab pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

“Menjadi ASN Kementerian Dalam Negeri berarti saudara telah dipilih negara untuk memikul tanggung jawab mulia. Ini bukan sekadar pekerjaan, melainkan panggilan jiwa untuk melayani pengabdian tanpa batas kepada 280 juta rakyat Indonesia,” ujar dia.


Upacara Api Semangat Bela Negara (ASBN) dalam rangkaian agenda Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS) Kemendagri Tahun 2026 di BPSDM Kemendagri, Kalibata, Jakarta. Dok. BPSDM Kemendagri
 

Baca Juga: 

Tata Kelola Daerah Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim


Latsar CPNS Kemendagri Tahun 2026 diikuti sebanyak 398 peserta yang terbagi dalam dua gelombang dengan pola blended learning. Proses pembelajaran dimulai sejak 19 Januari 2026, melalui tahap self learning dan Gelombang I memasuki tahapan akhir berupa pembelajaran klasikal.

BPSDM Kemendagri juga mengingatkan ASN harus siap menghadapi berbagai ancaman multidimensional, mulai dari perang siber, disrupsi teknologi, hingga arus informasi manipulatif yang dapat mengganggu persatuan bangsa.

Di hadapan seluruh peserta, Afrijal menekankan sejumlah pedoman penting bagi CPNS dalam menjalankan tugas ke depan. CPNS diminta meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan moral, menjaga kehormatan diri, mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun golongan, serta menjaga persatuan.

“Memberikan dharma bakti terbaik dalam setiap pekerjaan sebagai bentuk ibadah yang tulus, serta menjaga soliditas dan kekompakan antarsesama aparatur guna mendukung kemajuan Kemendagri,” papar Afrijal.

Jajaran pimpinan BPSDM Kemendagri turut hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen Kepemimpinan, Budi Santosa, Kepala Bagian Umum, Nugroho, Kepala Subbagian Tata Usaha dan Umum, Rizki Aziz, serta para widyaiswara pengampu materi.

Melalui momentum penyalaan Api Semangat Bela Negara, BPSDM Kemendagri berkomitmen mencetak ASN yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi memiliki karakter kuat dan integritas tinggi dalam melayani masyarakat demi menjaga keutuhan bangsa dan negara.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)