Pasang Tinggi Diperkirakan Terjang Pesisir Kaltim saat Libur Lebaran

Ilustrasi - Satu anak sedang bermain di Pantai Kilang Balikpapan. ANTARA/M Ghofar

Pasang Tinggi Diperkirakan Terjang Pesisir Kaltim saat Libur Lebaran

Silvana Febiari • 20 March 2026 17:28

Balikpapan: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan memperkirakan kawasan pesisir Kalimantan Timur (Kaltim) mengalami pasang tinggi di awal-awal libur Lebaran 2026. Para pengunjung pantai diimbau mewaspadai dampak yang ditimbulkan.      

"Dalam periode 21-30 Maret 2026, sejumlah perairan di Kaltim akan mengalami pasang laut bervariasi, namun pasang tertinggi diperkirakan tiga hari pada Sabtu-Senin (21-23) Maret dengan ketinggian antara 2,8-2,9 meter," ujar Ketua Tim Data dan Informasi BMKG Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Carolina Meylita Sibarani, dilansir dari Antara, Jumat, 20 Maret 2026. 

Pasang laut yang tinggi berpotensi menimbulkan berbagai dampak negatif, termasuk membahayakan keselamatan warga yang bermain atau berenang di pantai. Terlebih jika yang bermain di pantai adalah anak-anak, maka harus mendapat pengawasan ketat dari orang tua.
 


Pasang laut juga dapat menghambat berbagai aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat, termasuk mengganggu kegiatan bongkar muat di pelabuhan. Air laut yang naik ke kawasan pemukiman warga atau memicu banjir rob membuat antisipasi terhadap dampaknya menjadi hal yang sangat penting. 

Sejumlah kawasan yang terdampak termasuk muara Sungai Berau, Kabupaten Berau. Pasang tertinggi diperkirakan terjadi pada 21 Maret 2026 pukul 09.00 WITA dengan ketinggian 2,9 meter, sedangkan surut terendah mencapai 0,1 meter pada hari yang sama pukul 15.00 dan 16.00 WITA.

"Kemudian di perairan Balikpapan, pasang tertinggi diperkirakan terjadi pada 23 Maret 2026 dengan ketinggian 2,9 meter, pukul 08.00 WITA. Prakiraan surut terendah 0,1 meter pada 23 Maret pukul 01.00 WITA," ujar Olin, sapaan akrabnya.


Ilustrasi: Sejumlah anak sedang bermain di Pantai Kilang Balikpapan (ANTARA/ M Ghofar)


Sementara di perairan Balikpapan terdapat lima kawasan yang terpengaruh langsung oleh pasang surutnya seperti Samboja dan Samboja Barat (Kabupaten Kutai Kartanegara), Kota Balikpapan, Kabupaten Penajam Paser Utara, dan Kabupaten Paser.

Lima kawasan pesisir ini memiliki banyak tempat wisata pantai. Mulai dari Kecamatan Samboja hingga Kabupaten Paser, sehingga warga yang berwisata di tanggal tersebut diingatkan waspada.

Di sisi lain, kawasan pesisir ini juga masih banyak tambak aktif. Ketika terjadi pasang laut dikhawatirkan budi daya dalam tambak warga seperti udang, ikan, maupun kepiting, bisa hilang terdampak arus laut, sehingga pemilik diimbau mewaspadai kemungkinan dampaknya.

Peringatan dini juga ditujukan bagi warga di sejumlah kawasan pesisir lain, seperti muara Sungai Mahakam (Pulau Nubi), Kabupaten Kutai Kartanegara. Pasang tertinggi diperkirakan terjadi pada 22 Maret pukul 08.00 WITA dengan ketinggian 2,8 meter, sedangkan surut terendah mencapai 0,1 meter pada 23 Maret pukul 02.00 WITA. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)