Menteri Kebudayaan Fadli Zon (kanan) menerima kunjungan Duta Besar Qatar untuk Indonesia Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari (kiri). Foto: Dok/Kemenbud
Indonesia dan Qatar Gagas Kolaborasi Budaya Sambut 50 Tahun Hubungan Diplomatik
Misbahol Munir • 5 August 2026 16:07
Jakarta: Menteri Kebudayaan Fadli Zon menerima kunjungan Duta Besar Qatar untuk Indonesia Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari di Kantor Kementerian Kebudayaan, Senayan, Jakarta. Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama sekaligus penguatan diplomasi budaya antara Indonesia dan Qatar.
Fadli mengapresiasi komitmen Qatar dalam memajukan sektor kebudayaan melalui berbagai institusi budaya yang dimiliki negara tersebut.
"Kami mengagumi Negara Qatar yang semakin aktif berpartisipasi dalam merawat dan mengembangkan kebudayaannya karena salah satu kekuatan terbesar kita ada pada budaya. Terdapat juga sejumlah kawasan budaya di Qatar, misalnya Museum of Islamic Art, Qatar National Library, dan Katara Cultural Village," ujar Fadli di Jakarta, Rabu, 5 Agustus 2026.
Dalam pertemuan itu, Fadli menyampaikan Indonesia dan Qatar akan memperingati 50 tahun hubungan diplomatik atau Golden Jubilee. Momentum tersebut akan dimanfaatkan untuk memperkuat kerja sama kebudayaan kedua negara.
Sejumlah agenda budaya yang dibahas antara lain penyelenggaraan pameran prangko yang menampilkan keragaman budaya Indonesia dan Qatar. Fadli dan Al-Dosari juga berdiskusi mengenai koleksi lukisan di Kantor Kementerian Kebudayaan, termasuk lukisan pahlawan nasional Syekh Yusuf Al-Makassari.
Menurut Fadli, Syekh Yusuf Al-Makassari merupakan ulama dan tokoh penyebar Islam yang diakui sebagai pahlawan nasional di Indonesia dan Afrika Selatan.
.jpeg)
Menteri Kebudayaan Fadli Zon (kanan) menerima kunjungan Duta Besar Qatar untuk Indonesia Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari (kiri). Foto: Dok/Kemenbud
Sementara itu, Al-Dosari menyambut baik rencana kolaborasi budaya dalam rangka peringatan 50 tahun hubungan diplomatik kedua negara. Ia juga mengusulkan kerja sama pada peringatan Qatar National Day melalui penyelenggaraan pameran lukisan dan pertunjukan orkestra.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Second Secretary Kedutaan Besar Qatar Saad Mohammed I.M. Al-Emadi, Political Researcher Hayder Alhadey, Direktur Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan Endah T.D. Retnoastuti, serta Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga Ismunandar.
Menutup pertemuan, Fadli mendorong penandatanganan nota kesepahaman (MoU) sebagai landasan kerja sama kebudayaan Indonesia dan Qatar.
Menurut dia, kerja sama tersebut diharapkan dapat mempererat hubungan bilateral, memperluas pertukaran budaya, serta memperkuat diplomasi kebudayaan kedua negara di tingkat internasional.