BPBD Kabupaten Banyumas mendistribusikan toren sebagai persiapan penyaluran bantuan air bersih di Kelurahan Sokanegara, Kecamatan Purwokerto Timur, Banyumas, Jawa Tengah, Jumat, 12 Juni 2026. ANTARA/HO-BPBD Banyumas
Kekeringan di Banyumas, Dua Toren Air Disalurkan ke Wilayah Terdampak
Silvana Febiari • 18 June 2026 15:39
Banyumas: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menyiapkan penyaluran bantuan toren air ke wilayah terdampak kekeringan, terutama di Kelurahan Sokanegara. Sementara untuk Desa Tamansari, distribusi bantuan masih menunggu kelengkapan permohonan resmi dari pemerintah desa setempat.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Banyumas Abdul Ladjis mengatakan bantuan berupa dua toren berkapasitas masing-masing 2.000 liter telah didistribusikan ke Kelurahan Sokanegara, Kecamatan Purwokerto Timur, sambil menunggu proses administrasi pendistribusian bantuan air bersih.
“Di Sokanegara sudah ada pengajuan tertulis sekitar tiga hari lalu, dan kami sudah mendistribusikan dua unit toren. Saat ini masih menunggu proses izin dan penjadwalan distribusi,” kata Abdul, dilansir dari Antara, Kamis, 18 Juni 2026.
Untuk Desa Tamansari, Kecamatan Karanglewas hingga saat ini belum mengajukan permohonan resmi secara tertulis. Padahal, tim BPBD telah melakukan pengecekan kondisi lapangan untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat.
BPBD tetap melakukan pemantauan di sejumlah lokasi rawan kekeringan serta menyiapkan armada dan personel. Hal ini dilakukan untuk mendukung distribusi air bersih apabila dibutuhkan secara mendesak.
Berdasarkan hasil pemantauan di Sokanegara, kata dia, tercatat sekitar 44 sambungan pelanggan air bersih yang sebelumnya aktif namun saat ini hanya tiga sambungan masih aktif. Sebagian besar warga beralih menggunakan sumber air alternatif.
“Warga di wilayah tersebut juga diketahui memanfaatkan sumber air sumur milik UIN Saizu Purwokerto sebagai salah satu alternatif pemenuhan kebutuhan air bersih sehari-hari,” ucapnya.

Arsip foto - Warga Desa Notog, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mengambil bantuan air bersih yang didistribusikan oleh petugas BPBD Kabupaten Banyumas. ANTARA/HO-BPBD Banyumas
BPBD Banyumas juga terus memperkuat koordinasi dengan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Satria Banyumas untuk memastikan ketersediaan suplai air apabila diperlukan dalam mendukung penanganan kekeringan di lapangan.
Ia menegaskan distribusi bantuan air bersih, termasuk toren, tetap harus mengacu mekanisme dan persyaratan administrasi yang berlaku. Termasuk permohonan resmi dari pemerintah desa/kelurahan.
“Prinsipnya kami siap bergerak. Namun tetap harus ada dasar permohonan resmi agar penyaluran tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan,” ungkapnya.
BPBD Banyumas terus siaga menghadapi dampak peningkatan kekeringan pada musim kemarau. Pihaknya juga mengimbau pemerintah desa yang terdampak segera melaporkan kondisi warga agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan terkoordinasi.