Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Foto: Istimewa.
Purbaya Amankan Dana USD17 Miliar dari AIIB untuk Proyek Pembangunan Nasional
Gabriella Thesa Widiari • 17 June 2026 22:54
Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengamankan komitmen pendanaan senilai sekitar USD17 miliar dari Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB). Dana itu untuk mendukung berbagai proyek pembangunan nasional.
Komitmen tersebut menjadi salah satu capaian utama dalam pertemuan bilateral antara Purbaya dan jajaran pimpinan AIIB di Beijing, Tiongkok. Dukungan itu diharapkan mempercepat pelaksanaan berbagai proyek strategis pemerintah.
"Yang paling penting adalah kita berhasil mengamankan pendanaan sekitar 17 miliar dolar AS untuk proyek-proyek pembangunan di Indonesia antara tahun 2025 sampai 2029," kata Purbaya melalui keterangan tertulis, Rabu, 17 Juni 2026.
Ia menjelaskan bahwa pendanaan tersebut merupakan bagian dari Multi-Year Rolling Pipeline yang telah dibahas bersama AIIB. Menurutnya, komitmen tersebut merupakan kontribusi yang sangat besar bagi pembiayaan proyek-proyek pembangunan di Indonesia.
Selain dukungan pembiayaan, Indonesia juga memperoleh sinyal positif terkait rencana ekspansi AIIB di Tanah Air. Pihak AIIB menyampaikan minat untuk membuka kantor perwakilan di Jakarta guna memperkuat kerja sama dan meningkatkan efektivitas koordinasi pelaksanaan proyek-proyek yang didukung oleh AIIB.
“AIIB juga berminat untuk membangun semacam kantor cabang di Jakarta. Kita tentu menyambut baik niat tersebut dan saya berharap pada Juni tahun depan kantornya sudah berdiri,” kata Purbaya.
Keberadaan kantor AIIB di Jakarta diharapkan semakin mempererat kemitraan strategis antara Indonesia dan AIIB. Sekaligus memperlancar koordinasi dalam implementasi berbagai program pembangunan yang memperoleh dukungan pendanaan dari lembaga tersebut.
Purbaya juga menegaskan bahwa AIIB tetap memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap kondisi fiskal Indonesia. Menurutnya, tidak terdapat kekhawatiran dari pihak AIIB terhadap pengelolaan fiskal nasional maupun prospek perekonomian Indonesia ke depan.
“Mereka tidak ada masalah dengan fiskal Indonesia. Mereka yakin dengan kredibilitas dan kreativitas fiskal kita,” kata Purbaya.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat bertemu jajaran pimpinan AIIB di Beijing. Foto: Istimewa.
Pertemuan dengan AIIB merupakan bagian dari rangkaian agenda kerja Menteri Keuangan di Beijing yang juga mencakup pertemuan dengan investor global dan otoritas keuangan Tiongkok.
Di tengah dinamika ekonomi global yang masih berlangsung, hasil pertemuan tersebut menjadi sinyal positif bahwa lembaga keuangan internasional tetap menaruh kepercayaan besar terhadap prospek ekonomi Indonesia serta keberlanjutan kebijakan fiskal pemerintah.
Komitmen pendanaan sebesar USD17 miliar dari AIIB diharapkan dapat menjadi katalis bagi percepatan pembangunan nasional, khususnya dalam mendukung proyek-proyek infrastruktur dan program strategis pemerintah selama lima tahun mendatang.