Gelombang 1,25 Meter, BMKG Kalteng Imbau Nelayan Waspada

Warga yang menggunakan jasa transportasi laut. ANTARA/Karel A Polakitan

Gelombang 1,25 Meter, BMKG Kalteng Imbau Nelayan Waspada

Whisnu Mardiansyah • 25 March 2026 15:37

Palangkaraya: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Tengah Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Palangka Raya mengingatkan nelayan, masyarakat, dan pelaku pelayaran di perairan wilayah selatan provinsi ini mewaspadai gelombang laut setinggi 1,25 meter.

"Waspadai potensi tinggi gelombang berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter di wilayah perairan selatan Kalimantan Tengah selama tiga hari mendatang," kata Prakirawan BMKG Kalteng Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Palangka Raya Ika Priti di Palangkaraya, seperti dilansir Antara, Rabu, 25 Maret 2026.

Dia mengimbau masyarakat pesisir agar berhati-hati ketika beraktivitas di laut karena tinggi gelombang tersebut masuk kategori rendah hingga sedang.

Ia meminta warga pesisir juga waspada dampak pertumbuhan awan konvektif atau awan cumulonimbus (CB) yang berpotensi menjadikan hujan intensitas sedang hingga lebat, serta menimbulkan angin kencang dan menambah tinggi gelombang air laut.
 


Ia menambahkan daerah belokan angin dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) terpantau di Kalimantan Tengah. Kondisi ini mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut.

Namun kelembapan udara tidak cukup basah di beberapa wilayah sehingga menurunkan potensi hujan di sebagian wilayah Kalimantan Tengah.

"Selain itu, labilitas lokal kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan yang bersifat lokal di Kalteng," katanya.

Dia menambahkan umumnya suhu udara berkisar 23 hingga 34 derajat celsius. Kelembapan udara berkisar 50 hingga 100 persen. Angin umumnya bertiup dari Tenggara menuju Timur Laut dengan kecepatan berkisar 5 hingga 20 kilometer per jam.

Masyarakat dapat memperbarui informasi perkembangan cuaca dengan mengakses layanan yang diberikan BMKG melalui laman resmi BMKG, aplikasi BMKG, dan berbagai media sosial BMKG.


Ilustrasi gelombang tinggi

Kondisi cuaca di sembilan kabupaten dan satu kota di Kalteng selama tiga hari ke depan juga diperkirakan tidak ada potensi hujan disertai angin kencang dan sambaran petir. Wilayah itu meliputi Kabupaten Kotawaringin Timur, Seruyan, Katingan, Gunung Mas, Barito Utara, Murung Raya, Barito Selatan, Barito Timur, Kapuas, Pulang Pisau, dan Kota Palangka Raya.

Kondisi itu juga harus menjadikan masyarakat semakin waspada terhadap potensi adanya genangan air, banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan pohon tumbang akibat terjadinya hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir atau kilat dan angin kencang.

Ika menambahkan jika melihat fenomena tersebut, masyarakat diminta waspada dan segera mencari tempat teduh, namun tidak di bawah pohon.

"Saat terjadi hujan deras disertai angin kencang dan petir, segera cari tempat berlindung yang aman seperti di dalam rumah atau gedung," katanya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)