Aktivitas kapal di Selat Hormuz. (Anadolu Agency)
CENTCOM Klaim Blokade Laut AS Hentikan Total Perdagangan Iran
Muhammad Reyhansyah • 15 April 2026 12:20
Washington: Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan bahwa blokade laut yang diberlakukan terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran telah “sepenuhnya menghentikan” aktivitas perdagangan maritim negara tersebut.
Pernyataan itu disampaikan oleh Komandan CENTCOM Laksamana Brad Cooper pada Selasa, 14 April 2026, yang menegaskan efektivitas langkah militer tersebut sejak diberlakukan.
“Dalam waktu kurang dari 36 jam sejak blokade diterapkan, pasukan AS telah sepenuhnya menghentikan perdagangan ekonomi yang masuk dan keluar dari Iran melalui laut,” ujarnya, dikutip dari Anadolu, Rabu, 15 April 2026.
Blokade tersebut mulai diberlakukan pada Senin, dengan menargetkan seluruh lalu lintas maritim yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran.
CENTCOM, yang bertanggung jawab atas operasi militer AS di Timur Tengah, menyatakan bahwa kebijakan ini diterapkan secara “tidak memihak terhadap kapal dari semua negara” yang berlayar menuju atau meninggalkan pelabuhan Iran di kawasan Teluk dan Laut Oman.
Namun, pihaknya menegaskan bahwa kebebasan navigasi tetap dijaga bagi kapal yang melintasi Selat Hormuz menuju pelabuhan non-Iran.
Blokade Laut AS
Blokade ini diberlakukan setelah perundingan langsung antara Amerika Serikat dan Iran di Pakistan pada akhir pekan gagal menghasilkan kesepakatan untuk mengakhiri konflik yang dimulai pada 28 Februari.Sebelumnya pada Selasa, CENTCOM melaporkan bahwa dalam 24 jam pertama pelaksanaan blokade, tidak ada kapal yang berhasil melewati pengawasan AS. Sebanyak enam kapal niaga disebut mengikuti instruksi pasukan AS untuk berbalik arah dan kembali ke pelabuhan Iran di Laut Oman.
Selain itu, dilaporkan bahwa pasukan angkatan laut AS telah mencegat sejumlah kapal tanker minyak yang keluar masuk pelabuhan Iran sejak blokade dimulai.
Langkah ini menunjukkan dampak langsung dari kebijakan blokade terhadap aktivitas perdagangan laut Iran, di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara.
Baca juga: Hari Kedua Blokade AS, Sejumlah Kapal Tanker Tertahan di Selat Hormuz