Surya Paloh: Pendidikan Investasi Jangka Panjang Penuh Tanggung Jawab

Surya Paloh saat menjawab pertanyaan jurnalis senior Andy F. Noya dalam sesi dialog pada peringatan 20 tahun Yayasan Sukma Bangsa. Foto: Metrotvnews.com/Fajri Fatmawati

Surya Paloh: Pendidikan Investasi Jangka Panjang Penuh Tanggung Jawab

Fajri Fatmawati • 24 July 2026 13:02

Lhokseumawe: Pendiri Yayasan Sukma Bangsa, Surya Paloh, mengungkapkan alasan memilih membangun sekolah sebagai bentuk kontribusi bagi Aceh pascatsunami dan konflik. Menurutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang memiliki tanggung jawab moral untuk membentuk generasi masa depan.

Hal itu disampaikan Surya Paloh saat menjawab pertanyaan jurnalis senior Andy F Noya dalam sesi dialog Peringatan 20 Tahun Yayasan Sukma Bangsa. Andy menilai pembangunan sekolah merupakan pilihan yang jauh lebih sulit dibandingkan membangun fasilitas fisik seperti rumah sakit atau memperbaiki rumah warga.

Menanggapi hal tersebut, Surya mengatakan setiap impian besar selalu memiliki konsekuensi berupa tantangan yang harus dihadapi.

"Itu konsekuensi dari suatu impian besar. Konsekuensinya, impian besar pasti akan kita lalui dengan berbagai tantangan. Bagian dari tantangan itu adalah kesulitan itu sendiri," ujar Surya, Kamis, 23 Juli 2026.

Ia kemudian mengenang salah satu peristiwa yang terjadi pada masa awal berdirinya Sekolah Sukma Bangsa di Aceh. Saat itu, sekolah yang baru beroperasi sekitar satu tahun sempat diterpa aksi demonstrasi dari sejumlah wali murid yang menuntut agar sekolah ditutup.
 


Menurut Surya, para demonstran menuding Sekolah Sukma Bangsa mengajarkan pornografi kepada para siswa. Tudingan tersebut muncul karena adanya gambar anatomi tubuh manusia dalam buku pelajaran biologi yang digunakan sebagai materi pembelajaran.

"Orang tua murid datang meminta sekolah ditutup karena dianggap mengajarkan pornografi. Rupanya yang dipersoalkan adalah buku pelajaran biologi yang menampilkan gambar anatomi tubuh manusia," kata Surya mengenang peristiwa tersebut.

Meski menghadapi penolakan dan berbagai tudingan, Surya menegaskan pihaknya tetap berkomitmen mempertahankan cita-cita menghadirkan pendidikan berkualitas bagi anak-anak Aceh. Baginya, setiap tantangan merupakan bagian dari perjuangan mewujudkan impian besar.


Surya Paloh, tiba di Bandara Malikussaleh, Aceh Utara. Foto: Metrotvnews.com/Fajri Fatmawati


Surya menilai perjalanan dua dekade Yayasan Sukma Bangsa tidak terlepas dari dukungan para guru, tenaga kependidikan, siswa, dan seluruh pihak yang terus menjaga semangat pendidikan di lingkungan sekolah.

Di akhir penyampaiannya, Surya mengajak seluruh keluarga besar Sukma Bangsa untuk terus bersyukur dan memohon kesehatan serta kekuatan agar dapat melanjutkan pengabdian di dunia pendidikan.

"Marilah kita bersyukur bersama. Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberikan kesehatan dan kekuatan kepada para guru, para murid, dan kita semua agar tetap semangat mengajar, belajar, serta terus memberikan manfaat bagi perjalanan kehidupan bangsa dan negara yang kita cintai," tutup Surya Paloh.

(Whisnu M)