Situasi protes anti-ICE di Minneapolis memuncak setelah penembakan warga sipil oleh agen imigrasi. (Anadolu Agency)
Kericuhan di Minneapolis: Polisi Tangkap 29 Demonstran Anti-ICE
Willy Haryono • 11 January 2026 13:45
Minneapolis: Sedikitnya 29 orang ditangkap dalam unjuk rasa menentang agen Imigrasi dan Bea Cukai Amerika Serikat (ICE), kata otoritas setempat pada Sabtu, 10 Januari 2026.
Aksi protes digelar sebagai respons atas tewasnya Renee Nicole Macklin Good, 37 tahun, seorang warga AS yang ditembak mati oleh petugas ICE di Minnesota pada Rabu lalu. Insiden tersebut terjadi setelah pemerintahan Presiden Donald Trump meningkatkan operasi penggerebekan imigrasi di negara bagian tersebut.
Kepala Kepolisian Minneapolis Brian O'Hara mengatakan para demonstran ditangkap saat berunjuk rasa di luar sebuah hotel di pusat kota Minneapolis yang disebut-sebut menjadi tempat menginap agen ICE.
“Kami menjalankan rencana dengan mengutamakan upaya meredakan situasi, mengeluarkan beberapa peringatan, menetapkan status perkumpulan tidak sah, dan akhirnya bergerak untuk membubarkan massa,” ujar O’Hara dalam konferensi pers, dikutip dari Anadolu Agency, Minggu, 11 Januari 2026.
Ia mengatakan sejumlah pengunjuk rasa memaksa masuk ke dalam gedung hotel. Seorang petugas kepolisian mengalami luka ringan setelah terkena lemparan bongkahan es.
Kantor Jaksa Agung Minnesota menyatakan akan membuka penyelidikan bersama Kantor Jaksa Wilayah Hennepin untuk mengumpulkan dan mengamankan bukti terkait penembakan Renee Nicole Good di Minneapolis.
Anggota Kongres Dihadang di Fasilitas ICE
Dalam perkembangan terpisah, anggota DPR AS Ilhan Omar terlihat dihalangi agen federal saat mencoba memasuki pusat penahanan ICE di dekat Minneapolis pada Sabtu.Omar mengatakan dirinya bersama dua anggota DPR perempuan lainnya awalnya diizinkan masuk oleh agen yang membawa semprotan merica, namun kemudian diminta meninggalkan gedung tersebut ketika hendak melakukan fungsi pengawasan parlemen.
“Apa yang terjadi hari ini adalah upaya terang-terangan untuk menghalangi anggota Kongres menjalankan tugas pengawasan mereka,” ujar Omar.
Baca juga: Protes Anti-ICE Meluas di Seantero AS usai Penembakan Minneapolis dan Portland