Ketua Umum Mathla'ul Anwar Jazuli Juwaini. Istimewa
Mathla'ul Anwar Tekankan Penguatan Bidang Pendidikan, Dakwah, dan Pemberdayaan Sosial
Whisnu Mardiansyah • 7 June 2026 18:43
Mataram: Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Mathla’ul Anwar, KH Jazuli Juwaini, MA, melaksanakan kunjungan silaturahim ke Pengurus Wilayah (PW) Mathla’ul Anwar Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Dalam pertemuan tersebut, Jazuli menyampaikan apresiasi skepada para kader yang telah hadir, berkarya, dan mengabdi untuk kepentingan umat sejak tahun 1973.
Menurutnya, perjalanan panjang tersebut menjadi bukti nyata komitmen Mathla’ul Anwar dalam menjalankan misi pendidikan, dakwah, serta pemberdayaan masyarakat di Provinsi NTB.
Dalam arahannya kepada seluruh pengurus, Ketua Umum PB Mathla’ul Anwar menegaskan pentingnya terus memperkuat tiga risalah utama Mathla’ul Anwar.
Pertama, risalah pendidikan sebagai instrumen utama untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Beliau menegaskan kemajuan bangsa hanya dapat dicapai melalui pendidikan.
Sejak awal berdirinya, para pendiri Mathla’ul Anwar telah menunjukkan kontribusi besar melalui pendidikan dalam membangun kesadaran dan perjuangan bangsa hingga masa kemerdekaan.
Kedua, risalah dakwah Ahlus Sunnah wal Jamaah, yang istikamah dalam menyebarkan nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin dengan pendekatan bil hikmah wa mau'izhah hasanah sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW. Dakwah yang menyejukkan, merawat ukhuwah, memperkuat persatuan, dan menjaga harmoni sosial menjadi kunci kemajuan umat dan bangsa.
Ketiga, risalah pemberdayaan sosial, yang diwujudkan melalui kontribusi nyata di bidang ekonomi, kesejahteraan, dan penguatan masyarakat. Mathla'ul Anwar diharapkan terus hadir memberikan solusi dan manfaat bagi kehidupan umat di berbagai bidang.
Mengakhiri pesannya, Ketua Umum PB Mathla’ul Anwar mengajak seluruh jajaran pengurus untuk menjadikan Mathla’ul Anwar sesuai dengan makna namanya, yaitu "tempat terbitnya cahaya", yang menerangi kehidupan masyarakat melalui pendidikan, dakwah, dan pengabdian sosial. Tidak hanya bagi Indonesia, tetapi juga untuk dunia.
"Jadikan Mathla’ul Anwar sebagai sumber cahaya yang terus menerangi umat, bangsa, dan peradaban melalui karya nyata, persatuan, serta pengabdian yang berkelanjutan," Kata Jazuli dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 7 Juni 2026.