Menteri Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat di lokasi kebakaran TPA Jatiwaringin, Mauk, Kabupaten Tangerang. Metrotvnews.com/ Hendrik Simorangkir
Dua Helikopter Water Bombing Bakal Ditambah ke Lokasi Kebakaran TPA Jatiwaringin
Hendrik Simorangkir • 5 July 2026 22:25
Tangerang: Kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Mauk, Kabupaten Tangerang masih belum padam. Dua unit helikopter water bombing akan ditambah ke lokasi kebakaran.
"Saat ini helikopter sudah dua yang diturunin dan masih terus menyiram air. Besok ada tambahan dua lagi, jadi empat helikopter," ujar Menteri Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat di lokasi kebakaran TPA Jatiwaringin, Minggu, 5 Juli 2026.
Jumhur menuturkan, penambahan helikopter water bombing itu dilakukan guna mempercepat upaya pemadaman api kebakaran TPA Jatiwaringin. Saat ini, kata Jumhur, area yang masih terbakar tersisa sekitar 3,6 persen atau 1,68 hektare dari total luas 18 hektare yang sebelumnya terbakar.
"Tadinya sekitar 70 persen daerah ini membara. Kemudian secara bertahap, kerja keras dimatikan, diberi air dari bawah, disuntik ke bawah, dari atas helikopter jalan terus, pemadam kebakaran dan sebagainya, maka sekarang tinggal 3,6 persen. Artinya ini suatu angka yang luar biasa," jelas Jumhur.
Pihaknya berharap api dapat padam pada Senin, 6 Juli 2026. Selain itu, Jumhur berharap saat ini dan esok akan turun hujan di lokasi kebakaran untuk benar-benar kebakaran tersebut padam.
"Mudah-mudahan sore, malam ini atau besok, itu bisa betul-betul tuntas. Kita berharap sambil bekerja keras, serta berdoa mudah-mudahan ada hujan," ungkap Jumhur.

Proses pemadaman area kebakaran TPA Jatiwaringin, Mauk, Kabupaten Tangerang. (Metrotvnews.com/ Hendrik Simorangkir)
Kebakaran TPA Jatiwaringin berlangsung sejak Selasa, 30 Juni 2026. Memasuki hari keenam, petugas gabungan masih terus berupaya memadamkan api dengan mengerahkan armada pemadam kebakaran, alat berat, dua helikopter water bombing, serta personel Manggala Agni.