Ilustrasi: Zechen Li/Pexels
Musim Kemarau di Malang Raya Diprediksi hingga November 2026
Lukman Diah Sari • 14 June 2026 18:15
Malang: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Jawa Timur memperkirakan musim kemarau di wilayah Malang Raya akan berlangsung hingga periode Oktober-November 2026. Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Timur Linda Fitrotul mengatakan, awal musim kemarau di Malang Raya atau Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu telah berlangsung sejak dasarian I Mei 2026.
"Awal musim kemarau sudah dimulai sejak dasarian pertama bulan Mei dan kemungkinan akan berlangsung sampai Oktober dan November 2026. Saat ini hampir 75 persen wilayah Malang Raya sudah masuk musim kemarau," kata Linda, di Malang, Minggu, 14 Juni 2026, melansir Antara.
"Untuk wilayah yang memang agak berbeda, seperti di tenggara Kabupaten Malang yang dekat dengan Lumajang, itu posisinya belum masuk musim kemarau," ucap dia.

Ilustrasi kemarau. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/foc.
Selain itu, Linda menyampaikan dari hasil analisa BMKG, durasi musim kemarau pada tahun ini diprediksi berjalan lebih kering dari tahun-tahun sebelumnya. Kondisi tersebut dikarenakan dampak fenomena El Nino yang diperkirakan akan berlangsung hingga awal 2027 dan memperkuat potensi dari karakteristik musim kemarau di berbagai daerah di Indonesia.
BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Timur pun mengimbau seluruh masyarakat mewaspadai dampak kemarau, seperti potensi terjadinya penurunan debit hingga resiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di area yang letaknya berada di wilayah lereng gunung.
"Karena prediksinya musim kemarau untuk tahun ini akan lebih panjang untuk beberapa wilayah," kata Linda.