Profil Chatib Basri, Anggota Dewan Ekonomi Nasional yang Dipanggil Prabowo ke Istana

Ekonom Chatib Basri saat berada di Istana Kepresidenan. Foto: Antara.

Profil Chatib Basri, Anggota Dewan Ekonomi Nasional yang Dipanggil Prabowo ke Istana

Muhamad Marup • 10 June 2026 15:05

Jakarta: Presiden RI, Prabowo Subianto memanggil beberapa sosok ke Istana Presiden, Selasa, 9 Juni 2026. Salah satu yang tampak ialah ekonom sekaligus anggota Dewan Ekonomi Nasional, Muhammad Chatib Basri.

Kehadiran Chatib menyiratkan bahwa pertemuan tersebut membahas seputar ekonomi. Chatib bukan hanya pernah berkiprah di birokrasi, tapi juga memiliki latar peneliti dan akademisi.

Berdasarkan catatan lpem.org, Muhammad Chatib Basri memiliki keahlian di bidang makroekonomi, perdagangan internasional, dan ekonomi politik. Ia juga tercatat menjadi pengajar di Universitas Indonesia (UI) dan kampus lain serta pernah menerbitkan buku Rumah Ekonomi Rumah Budaya (2018).

Di birokrasi, pria kelahiran 22 Agustus 1965 itu juga pernah menempati berbagai posisi termasuk, termasuk menjadi Menteri Keuangan pada 2013-2014. Sebagai gambaran, Metrotvnews telah merangkum profil Chatib berikut ini.

Latar Belakang Pendidikan

Chatib Basri lahir dari pasangan perantau Minangkabau, Chairul Basri (ayah) dan Nurbaiti (ibu). Ayahnya berasal dari Rao, Pasaman, Sumatera Barat dan merupakan kakak dari sastrawan Asrul Sani.

Semasa kecil, Chatib lebih senang mempelajari politik, sastra, dan seni, dibandingkan ilmu ekonomi. Ia sempat beberapa kali ikut pementasan Teater Cradda di Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

Chatib Basri mengenyam pendidikan di Kolese Kanisius. Setelah itu ia melanjutkan pendidikan tinggi di dalam dan luar negeri sebagai berikut:
  • S.E. Universitas Indonesia (1992)
  • M.Ec. Australia National University (1996)
  • Ph.D. Australia National University (2001)

Karier Akademisi dan Peneliti

Mengutip laman economics.feb.ui.ac.id, Chatib tercatat sebagai Staf Pengajar pada Departemen Ilmu Ekonomi di Universitas Indonesia (UI). Ia memulai kariernya sebagai asisten peneliti di UI dan Australia National University pada Periode 1994-2001.

Di luar kampus, ia pernah juga menjabar sebagai peneliti dan konsiltan di beberapa lembaga yaitu:
  • The Institute of South East Asian Studies di Singapura
  • Indonesian National Team on International Trade Negotiation
  • World Bank
  • USAID
  • AUSAID
  • OECD
  • UNCTAD
  • Asian Development Bank
  • International Monetary Fund
  • High Level Trade Expert Group
Chatib juga aktif menulis di berbagai media, serta beberapa jurnal internasional.

Muhammad Chatib Basri. Foto: lpem.org

Karier Birokrasi dan Swasta

Di pemerintahan, Chatib dipercaya untuk mengemban berbagai jabatan. Beberapa di antaranya yaitu:
  • Penasihat di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (2004-2005)
  • Wakil Menteri Keuangan untuk G-20 (2006-2010) dan Sherpa summit G-20 di Washington (2008)
  • Ketua Komite Ekonomi Presiden (2010-2012)
  • Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) (2012)
  • Menteri Keuangan (2013-2014).
  • Anggota Dewan Ekonomi Nasional (2024- sekrang)
Di Dewan Ekonomi Nasional, Chatib bersama anggota dewan lain mempunyai tugas menyelenggarakan pemberian dukungan dan rekomendasi kepada Presiden dalam melaksanakan percepatan pelaksanaan kebijakan strategis dan program prioritas di bidang ekonomi.

Chatib juga pernah menjadi anggota Dewan Komisaris di beberapa perusahaan publik. Antara lain PT Astra International, PT Indika Energy, serta Axiata Group Bhd (Malaysia).

(Muhamad Marup)