Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah. Foto: Metrotvnews.com
Bus Jemaah Haji Indonesia Kecelakaan Usai Tur Jabal Magnet, Kemlu: Tidak Ada Korban Jiwa
Dimas Chairullah • 30 April 2026 14:25
Jakarta: Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengonfirmasi terjadinya insiden kecelakaan yang menimpa dua bus rombongan jemaah haji asal Indonesia di Arab Saudi pada 28 April lalu.
Bus tersebut mengangkut jemaah dari kloter Surabaya 2 dan kloter Jakarta 1
Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Kecelakaan terjadi saat iring-iringan bus sedang dalam perjalanan pulang usai membawa para jemaah melakukan kegiatan city tour di kawasan Jabal Magnet.
"Berdasarkan informasi dari KJRI Jeddah, tidak ada korban jiwa pada kecelakaan ini, namun terdapat 10 korban luka," ungkap Heni dalam media briefing di Kantor Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Kamis, 30 April 2026.
Heni merinci, tujuh korban luka berasal dari kloter JKS 1. Seluruhnya dilaporkan hanya mengalami luka ringan. Ketujuh jemaah tersebut telah mendapatkan penanganan medis dan saat ini sudah dikembalikan ke tempat menginap di Hotel Andalus Golden.
Sementara itu, tiga korban luka lainnya merupakan jemaah dari kloter Surabaya 2. Setelah mendapatkan observasi dan tindakan medis, dua di antaranya sudah diperbolehkan pulang.
"Sedangkan satu orang jemaah haji berusia 60 tahun (dari kloter Surabaya 2), sampai tadi pagi kami cek masih menjalani penanganan medis di Rumah Sakit Al Hayat Quba," jelas Heni.
Lebih lanjut, Heni menegaskan bahwa pihak Kemlu melalui Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah akan terus memantau secara intensif proses perawatan jemaah yang masih dirawat.
Hal ini dilakukan guna memastikan seluruh penanganan medis berjalan optimal hingga jemaah tersebut pulih.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com