Aktivitas kapal di Selat Hormuz. (Anadolu Agency)
Daftar Lengkap 14 Poin Proposal Perdamaian Iran untuk Akhiri Perang
Willy Haryono • 4 May 2026 12:14
Jakarta: Iran telah menyerahkan proposal perdamaian 14 poin kepada Pakistan sebagai mediator dalam upaya mengakhiri konflik dengan Amerika Serikat dan Israel.
Proposal tersebut dibagi ke dalam tiga fase utama yang mencakup penghentian perang, pengaturan isu nuklir, hingga pembentukan keamanan regional jangka panjang.
Mengutip dari Al Jazeera, Senin, 4 Mei 2026, berikut rincian proposal perdamaian 14 poin tersebut:
Fase Pertama
- Mengakhiri perang sepenuhnya dalam waktu 30 hari, di seluruh wilayah- Membangun kerangka kerja internasional untuk memastikan perang tidak berlanjut
- Menandatangani pakta non-agresi bersama Iran-Amerika
- Pakta tersebut harus mencakup sekutu regional Iran dan Israel
- Pembukaan kembali Selat Hormuz secara bertahap - Iran membersihkan ranjau dengan kemungkinan dukungan AS
- Pencabutan blokade pelabuhan Iran secara bertahap, sejalan dengan pembukaan kembali Selat
- Penarikan pasukan AS di sekitar Iran dan mengakhiri penumpukan militer
Fase Kedua
- Kemungkinan pembekuan pengayaan uranium Iran hingga 15 tahun- Setelah 15 tahun, Iran akan melanjutkan pengayaan pada 3,6 persen, dengan stok nol
- Tidak ada pembongkaran atau penghancuran infrastruktur nuklir
- Mempertimbangkan opsi untuk stok uranium Iran, termasuk transfer ke luar negeri atau pengenceran
- Menuntut mekanisme yang jelas untuk pencabutan sanksi sebagai imbalan atas langkah-langkah nuklir
- Pencabutan sanksi mencakup pelepasan bertahap dana yang dibekukan
Fase Ketiga
- Iran akan memasuki dialog strategis dengan mitra Arab dan regional untuk membangun keamanan regional.Pemerintah Iran mengaku telah menerima respons dari Amerika Serikat (AS) terkait proposal perdamaian 14 poin ini. Teheran tidak menyebutkan detail dari respons AS, namun juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei mengatakan bahwa sejauh ini tidak akan ada pembahasan spesifik mengenai isu nuklir.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump dikabarkan sedang meninjau proposal baru Iran, namun menyiratkan bahwa ia tidak akan menyetujuinya.
Baca juga: Iran Telah Terima Respons AS atas Proposal Perdamaian 14 Poin
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com