Empat Alat Berat Bersihkan Material Banjir Bandang di Agam

Alat berat sedang membersihkan material menimbun badan jalan provinsi menghubungkan Lubuk Basung-Bukittinggi tepatnya di Muaro Pisang, Pasar Maninjau, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sabtu, 3 Januari 2026. ANTARA/Yusrizal.

Empat Alat Berat Bersihkan Material Banjir Bandang di Agam

Silvana Febiari • 3 January 2026 20:56

Agam: Empat unit alat berat dikerahkan untuk membersihkan material banjir bandang menimbun badan jalan provinsi penghubung Lubuk Basung, Kabupaten Agam-Bukittinggi. Pembersihan difokuskan di Muaro Pisang, Jorong Pasar Maninjau, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam.

"Saat ini alat berat yang terdiri dari dua unit ekskavator dan dua unit loader itu sedang bekerja," kata Kapolsek Tanjung Raya AKP Muzakar, dikutip dari Antara, Sabtu, 3 Januari 2026. 
 


Dua unit ekskavator dikerahkan untuk membersihkan material tanah longsor yang menimbun Sungai Muaro Pisang, Rabu malam, 31 Desember 2026. Material lumpur dan bebatuan tersebut menutup aliran sungai, mengalir ke arah Simpang Pasar Maninjau, serta menimbun badan jalan sepanjang sekitar 30 meter dengan ketinggian satu meter.

"Material tanah longsor menimbun sungai telah dibersihkan dan air sudah mengalir ke sungai tersebut," ujar Muzakar.


Kondisi banjir bandang akibat meluapnya Sungai Muaro Pisang Pasar Maninjau, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Kamis, 1 Januari 2026. ANTARA/HO-BPBD Agam.


Sementara itu, alat berat jenis loader dikerahkan untuk membersihkan material yang menimbun badan jalan provinsi penghubung Lubuk Basung-Bukittinggi. Pembersihan diperkirakan selesai dalam beberapa jam ke depan, sehingga akses jalan dapat kembali normal.

"Kita berharap material segera dibersihkan, sehingga akses kembali normal," ucap Muzakar. 

Muzakar mengakui bahwa jalan provinsi tersebut sudah tidak bisa dilalui kendaraan sejak 31 Desember 2025. Pembersihan material pun terhambat karena tanah dan batuan dari sungai terus turun setiap saat, meskipun kondisi sedang tidak hujan.

"Alat berat setiap hari bekerja membersihkan material. Namun material tanah longsor kembali turun setiap saat akibat sungai tersumbat," pungkasnya. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)