Airlangga Umumkan Stimulus Ekonomi Kuartal I, dari Transportasi hingga Bansos

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara Indonesia Economic Summit di Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa, 3 Februari 2026. (Metrotvnews.com)

Airlangga Umumkan Stimulus Ekonomi Kuartal I, dari Transportasi hingga Bansos

Willy Haryono • 3 February 2026 12:44

Jakarta: Pemerintah menyiapkan sejumlah stimulus ekonomi untuk mendorong pertumbuhan pada kuartal pertama tahun ini.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto kepada awak media di Indonesia Economic Summit 2026 di Jakarta, Selasa, 3 Februari 2026, menjelaskan stimulus difokuskan untuk menggerakkan konsumsi masyarakat, mengingat kinerja kuartal pertama dinilai sangat menentukan capaian ekonomi sepanjang tahun.

"Targetnya kita menggerakkan ekonomi lebih tinggi karena kuartal pertama itu penting," ujar dia.

Airlangga menyinggung, deflasi pada kuartal pertama tahun lalu yang terjadi akibat kebijakan diskon tarif listrik 50 persen bagi sekitar 90 juta pelanggan. Tahun ini, inflasi tercatat sebesar 3,55 persen karena kebijakan diskon listrik tersebut tidak dilanjutkan.

"Tahun lalu karena kita kasih diskon listrik, tahun ini tidak ada," kata Airlangga.

Sebagai pengganti, pemerintah menyiapkan stimulus di sektor transportasi. Salah satunya berupa diskon tiket pesawat hingga sekitar 16 persen melalui skema PPN ditanggung pemerintah untuk penerbangan domestik kelas ekonomi.

"PPN untuk tiket pesawat ditanggung pemerintah, tapi hanya kelas ekonomi dan penerbangan domestik," ujar dia.
 




Ilustrasi. Foto: dok MI


Stimulus Transportasi


Selain itu, PT Angkasa Pura memberikan diskon layanan kebandarudaraan sebesar 50 persen, disertai penurunan harga avtur. Pemerintah juga memberikan diskon tarif transportasi laut dan kereta api hingga 30 persen, serta pemangkasan tarif jalan tol hingga 20 persen.

Pemerintah turut menyiapkan kebijakan work from anywhere (WFA) yang saat ini masih dalam tahap penyusunan regulasi oleh Kementerian PANRB dan Kementerian Ketenagakerjaan.

"Nanti akan diberikan jadwal dan diumumkan melalui platform pemesanan transportasi secara daring," kata Airlangga.

Dari sisi anggaran, stimulus transportasi dialokasikan sekitar Rp200 miliar. Sementara itu, bantuan sosial berupa beras 10 kilogram dan minyak goreng untuk dua bulan disiapkan dengan nilai sekitar Rp12 triliun guna menjaga daya beli masyarakat.

"Bansos ini untuk mendorong konsumsi di awal tahun," kata Airlangga.

Dalam kesempatan yang sama, Airlangga juga menyinggung penguatan kerja sama ekonomi dengan Inggris melalui penandatanganan economic growth partnership yang mencakup sektor energi terbarukan, digitalisasi, pendidikan, dan perkapalan.

"Mereka menyediakan dukungan sekitar empat miliar pound sterling untuk sektor perkapalan Indonesia," ucap Airlangga.

Selain stimulus fiskal, pemerintah juga mendorong reformasi pasar modal melalui peningkatan likuiditas, penguatan transparansi kepemilikan saham, serta perluasan porsi investasi dana pensiun pada saham-saham berfundamental kuat guna menjaga kepercayaan investor. (Keysa Qanita)

Baca juga:  IES 2026: Airlangga Tegaskan Posisi Indonesia sebagai Middle Power Global

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)