Cara Bijak Kelola Angpao: 4 Rekomendasi Investasi agar Cuan di Masa Depan

Ilustrasi. Foto: Freepik.

Cara Bijak Kelola Angpao: 4 Rekomendasi Investasi agar Cuan di Masa Depan

Eko Nordiansyah • 3 February 2026 14:15

Jakarta: Perayaan Imlek seringkali identik dengan bagi-bagi angpao yang melambangkan kebahagiaan, keberuntungan dan kemakmuran. Alih-alih menghabiskan angpao untuk kebutuhan konsumtif Anda dapat mengalihkannya ke sejumlah instrumen investasi seperti reksa dana, emas, deposito atau saham.

Memilih instrumen yang tepat adalah kunci agar keberuntungan Imlek tahun ini bertahan hingga masa depan. Lantas, mana instrumen investasi yang paling cocok untuk dana angpao? Melansir berbagai sumber, berikut rekomendasinya untuk Anda:

1. Saham

Saham adalah instrumen investasi yang paling menguntungkan karena menawarkan potensi imbal hasil (return) yang tinggi dibandingkan instrumen lain. Dengan menaruh dana angpao di saham, Anda dapat memperoleh keuntungan selama memahami kondisi pasar.

Peluang investasi di pasar saham Indonesia saat ini pun semakin terbuka lebar, mengingat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terus mengalami koreksi tajam belakangan ini.

2. Reksa dana

Reksa dana adalah kontrak investasi kolektif yang menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk kemudian dikelola oleh Manajer Investasi  (MI) ke dalam berbagai portofolio efek. Reksadana termasuk menguntungkan karena menawarkan cara investasi yang praktis, terjangkau, dan memiliki risiko yang lebih terukur melalui diversifikasi otomatis.

Melalui instrumen ini, Anda tidak perlu mengelola investasinya secara mandiri. Manajer Investasi akan mendiversifikasikan dana angpao ke berbagai aset seperti surat utang, deposito, maupun saham, tergantung pada jenis reksa dana yang dipilih.

3. Emas

Emas termasuk instrumen yang pas untuk menaruh dana angpao. Nilainya yang cenderung stabil dan meningkat pesat menjadikan emas sebagai investasi jangka panjang. Emas juga tidak bergantung pada kinerja perusahaan atau kebijakan tertentu, sehingga tidak ada risiko gagal bayar seperti pada obligasi atau deposito.

4. Deposito

Deposito dapat menjadi pilihan investasi. Dana angpao yang ditempatkan di deposito akan dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) selama memenuhi kriteria. Meski keuntungannya termasuk kecil, Instrumen ini sangat cocok bagi investor yang mengutamakan kepastian imbal hasil dan berencana menggunakan dananya dalam jangka pendek hingga menengah.

Itu dia empat instrumen investasi yang dapat dipertimbangkan untuk mengalokasikan dana angpao. Dengan pengelolaan yang tepat, tradisi bagi-bagi angpao bukan sekadar simbol keberuntungan, melainkan awal dari kemandirian. (Surya Mahmuda)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Eko Nordiansyah)