Jangan Cuma Numpang Lewat! Ini 5 Cara Bijak Kelola Angpao Imlek agar Tak Cepat Habis

Ilustrasi. Foto: Freepik.

Jangan Cuma Numpang Lewat! Ini 5 Cara Bijak Kelola Angpao Imlek agar Tak Cepat Habis

Eko Nordiansyah • 2 February 2026 16:20

Jakarta: Hari raya Imlek seringkali identik dengan warna merah yang melambangkan kebahagiaan, keberuntungan dan kemakmuran. Simbolisme warna ini pun turut tercermin dalam tradisi pembagian angpao, sebagai momen yang paling dinantikan setiap tahunnya.

Tahun ini, Perayaan Imlek 2577 Kongzili semakin istimewa karena semangat Shio Kuda Api. Energi besar dari shio ini membawa antusiasme tinggi, terutama bagi para penerima angpao.

Namun, tanpa pengelolaan yang bijak, uang angpao seringkali habis untuk keinginan sesaat. Melansir Glints, ini lima tips mengelola angpao dengan cermat agar tak cepat habis:

1. Buat wishlist berdasarkan skala prioritas

Anda dapat menggunakan angpao untuk membeli sejumlah barang prioritas, mulai dari sepatu olahraga hingga membeli alat masak sehat yang dapat memberikan dampak jangka panjang. Dengan membuat wishlist, angpao dapat digunakan dengan baik sehingga tidak membeli barang hanya karena Fear of Missing Out (FOMO).

2. Gunakan angpao untuk investasi

Agar angpao tak cepat habis, Anda dapat mengalokasikannya ke sejumlah instrumen investasi seperti reksa dana, saham atau emas. Harga emas yang sedang melambung tinggi, dapat menjadi momen investasi yang pas sehingga dapat memberikan imbal hasil yang menguntungkan di masa mendatang.

(Ilustrasi. Foto: Dok MI)

3. Sisihkan untuk tabungan darurat

Dana darurat sangat penting untuk mengantisipasi kejadian tak terduga, seperti biaya pengobatan mendadak atau perbaikan kendaraan. Jika tabungan darurat Anda belum mencapai jumlah ideal misalnya 3-6 kali pengeluaran bulanan, gunakan momen Imlek untuk mengisi kekosongan tersebut. Menyisihkan angpao ke dana darurat dapat memberikan rasa aman secara finansial, sehingga Anda tidak perlu berutang jika terjadi situasi mendesak.

4. Donasi

Imlek adalah momen berbagi kebahagiaan dan keberuntungan. Mengalokasikan sebagian kecil dari angpao untuk berdonasi atau membantu sesama tidak hanya memberikan manfaat sosial, tetapi juga memberikan kepuasan batin. Anda dapat menyalurkannya ke panti asuhan, rumah ibadah, atau lembaga sosial.

5. Alokasikan untuk self-upgrade

Daripada sekadar habis untuk konsumsi, gunakan sebagian uang angpao untuk investasi pengembangan diri. Anda bisa membeli buku yang sudah lama diincar, mendaftar kursus online singkat, atau mengikuti pelatihan keterampilan baru. Ini adalah cara terbaik agar uang angpao dapat meningkatkan value diri di masa mendatang. (Surya Mahmuda)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Eko Nordiansyah)