Ilustrasi. Foto: dok Metrotvnews.com
Harga BBM Stabil, Langkah Pemerintah Tepat Jaga Daya Beli di Tengah Tekanan Global
Husen Miftahudin • 31 March 2026 23:42
Jakarta: Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI M. Sarmuji menyampaikan apresiasi kepada pemerintah, khususnya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, atas keberhasilan menjaga stabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) di tengah tekanan global yang makin kompleks akibat konflik Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.
Menurut Sarmuji, dalam situasi geopolitik yang penuh ketidakpastian dan berdampak langsung pada lonjakan harga energi dunia. Keputusan untuk menahan harga BBM, khususnya BBM subsidi, agar tidak mengalami kenaikan merupakan langkah strategis yang patut diapresiasi.
"Dalam kondisi seperti sekarang, bisa tidak naik harga, khususnya BBM subsidi, itu sudah merupakan perjuangan yang tidak mudah. Pemerintah menunjukkan keberpihakan yang nyata kepada rakyat dengan menjaga daya beli di tengah tekanan global," ucap Sarmuji dalam keterangan tertulis, Selasa, 31 Maret 2026.
Sarmuji juga menyampaikan harapan agar konflik geopolitik yang terjadi dapat segera berakhir sehingga tekanan terhadap harga minyak dunia dapat mereda. Menurut dia, stabilitas harga energi global sangat penting agar beban terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), terutama dari sisi subsidi dan kompensasi energi, tidak makin berat.
"Semoga konflik segera berakhir agar harga minyak dunia kembali stabil dan tidak terus membebani APBN," tutur dia.
| Baca juga: Pertamina Pastikan Harga BBM Tidak Naik per 1 April 2026 |

(Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI M. Sarmuji. Foto: dok Istimewa)
Stabilitas harga BBM jaga inflasi tetap terkendali
Stabilitas harga BBM, kata Sarmuji menambahkan, memiliki efek domino yang sangat besar terhadap perekonomian nasional, terutama dalam menjaga inflasi tetap terkendali dan memastikan biaya logistik tidak melonjak tajam. Dengan demikian, langkah pemerintah tersebut tidak hanya berdampak pada sektor energi, tetapi juga menjaga stabilitas ekonomi secara keseluruhan.
Fraksi Partai Golkar juga mendorong pemerintah untuk terus memperkuat strategi mitigasi risiko energi, termasuk optimalisasi cadangan energi nasional, diversifikasi sumber energi, serta peningkatan efisiensi distribusi BBM agar tetap tepat sasaran. Selain itu, transparansi dalam pengelolaan subsidi dan kompensasi energi perlu terus dijaga agar kebijakan yang diambil tetap akuntabel dan berkelanjutan.
"Ke depan, tantangan sektor energi masih akan sangat dinamis. Karena itu, konsistensi kebijakan dan kecepatan respons pemerintah menjadi kunci. Fraksi Partai Golkar DPR RI akan terus memberikan dukungan sekaligus pengawasan konstruktif agar kebijakan energi nasional tetap berpihak pada kepentingan rakyat," ungkap Sarmuji, yang juga Sekretaris Jenderal Partai Golkar.