Gelombang Panas Ekstrem Diperkirakan Landa Wilayah Tengah dan Timur AS

NWS memperingatkan gelombang panas berkepanjangan akan melanda wilayah tengah dan timur AS. (Anadolu Agency)

Gelombang Panas Ekstrem Diperkirakan Landa Wilayah Tengah dan Timur AS

Muhammad Reyhansyah • 30 June 2026 14:38

Washington: Badan Cuaca Nasional Amerika Serikat (NWS) memperingatkan gelombang panas berkepanjangan yang berbahaya akan melanda wilayah tengah dan timur negara itu sepanjang pekan ini, termasuk saat libur Hari Kemerdekaan AS pada 4 Juli.

Pusat Prediksi Cuaca (WPC) memperkirakan suhu udara akan mencapai 32 hingga 38 derajat Celsius di sejumlah wilayah. 

Mengutip Anadolu, Selasa, 30 Juni 2026, tingkat kelembapan tinggi diperkirakan membuat suhu yang dirasakan tubuh (heat index) meningkat hingga 43-46 derajat Celsius, terutama di wilayah Southern Plains dan Mid-Atlantic.

NWS memperingatkan kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko penyakit akibat cuaca panas, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan masyarakat dengan kondisi kesehatan tertentu.

Menurut NWS, sebagian besar wilayah Lower Great Lakes, Lembah Mississippi, Lembah Ohio, dan Mid-Atlantic diperkirakan mengalami tingkat risiko panas kategori tinggi hingga ekstrem mulai Selasa.

Kondisi diperparah oleh suhu malam hari yang diperkirakan hanya turun hingga sekitar 24-26 derajat Celsius. Minimnya pendinginan pada malam hari dinilai dapat meningkatkan tekanan terhadap tubuh dan memperbesar risiko gangguan kesehatan akibat panas berkepanjangan.

NWS mengimbau masyarakat membatasi aktivitas di luar ruangan, menjaga kecukupan cairan tubuh, serta memanfaatkan pusat pendinginan (cooling centers) apabila diperlukan.

Sementara itu, data AccuWeather menunjukkan sejumlah kota besar di AS telah mengalami suhu tinggi, di antaranya Houston dan Phoenix yang mencapai sekitar 34 derajat Celsius, Dallas 33 derajat Celsius, serta Jacksonville 35 derajat Celsius.

Baca juga:  Gelombang Panas Mereda, Menteri Prancis Khawatir Angka Kematian Tetap Meningkat

(Willy Haryono)