Anak PNS di Gunungkidul Terdeteksi Daftar SPMB Jalur Afirmasi

Ilustrasi (Pexels)

Anak PNS di Gunungkidul Terdeteksi Daftar SPMB Jalur Afirmasi

Ahmad Mustaqim • 27 June 2026 20:22

Gunungkidul: Seorang anak pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terdeteksi mendaftar via jalur afirmasi pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMP. Data pendaftar menunjukkan anak tersebut tercatat berasal dari keluarga yang masuk Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) desil 2 atau kategori miskin.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul, Nunuk Setyowati mengatakan persoalan tersebut ditemukan saat proses verifikasi tim pada SMP Negeri 1 Wonosari. Ia mengatakan keberadaan jalur afirmasi diperuntukkan bagi calon siswa dari keluarga yang masuk kategori desil 1 hingga desil 5 dalam DTSEN. 

"Saat verifikasi tersebut ditemukan pendaftar calon siswa yang dalam DTSEN masuk kategori desil 2," kata Nunuk dihubungi pada Sabtu, 27 Januari 2026. 


Berdasarkan hasil verifikasi, panitia SPMB kemudian menelusuri data orang tua calon siswa tersebut. Hasilnya, orang tua pendaftar via jalur afirmasi diketahui berstatus sebagai PNS.

“Yang boleh mendaftar jalur afirmasi adalah calon siswa yang masuk DTSEN desil 1-5. Setelah dilakukan pengecekan, ternyata siswa ini orang tuanya bekerja sebagai PNS,” ujar Nunuk. 

Nunuk berujar, jajarannya menerima laporan itu dan mengecek ulang. Setelah itu, hasil verifikasi dilaporkan ke Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Sosial P3A) untuk verifikasi dan pembaruan data.

"Setelah temuan itu langsung dilaporkan ke dinas terkait untuk tindak lanjut berikutnya," ucap dia. 


Ilustrasi. Medcom


Proses tersebut kemudian mendapat respons dari pihak calon siswa yang akhirnya mengundurkan diri dari jalur afirmasi di SMP Negeri 1 Wonosari. "Setelah dilakukan pengecekan siswa bersangkutan tidak lagi tercatat sebagai pendaftar dari jalur afirmasi," imbuhnya.

Ia menambahkan, persoalan akurasi data perlu evaluasi dan verifikasi dalam program tertentu. Pihaknya menyatakan telah menyampaikan masukan itu dan berharap dilakukan pembaruan. 

(Silvana Febiari)