Kekeringan Melanda Kalbar, Brimob Siagakan Empat Unit Water Treatment

Katim 1 Water Treatment Sat Brimobda Kalbar, Ipda Robert. Metrotvnews.com/Muhammad Marup

Kekeringan Melanda Kalbar, Brimob Siagakan Empat Unit Water Treatment

Muhamad Marup • 9 September 2026 17:02

Kubu Raya: Kekeringan melanda hampir seluruh wilayah Kalimantan Barat. Kondisi tersebut mendorong Satuan Brimob Polda Kalimantan Barat mengoperasikan teknologi water treatment untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.

Salah satu distribusi air bersih dilakukan di Danau Hoce, Kuala Dua, Kabupaten Kubu Raya. Air dari danau tersebut diolah menggunakan sistem water treatment sebelum disalurkan kepada warga.

Katim 1 Water Treatment Sat Brimobda Kalbar, Ipda Robert, mengatakan proses pengolahan dilakukan dengan memanfaatkan air dari Danau Hoce.

"Pendistribusian air bersih menggunakan sistem water treatment dari air yang kami olah dari Danau Hoce, Kuala Dua, Kubu Raya, Kalimantan Barat," ujar Robert, Rabu, 9 September 2026.

Dalam setiap kegiatan distribusi, Brimob Kalbar menyiapkan sekitar 11 ribu liter air. Penyaluran air bersih tersebut telah berlangsung selama 10 hari. Untuk memastikan kualitas air, Brimob Kalbar bekerja sama dengan puskesmas setempat. Hasil pengolahan melalui water treatment rata-rata memiliki tingkat keasaman atau pH 7,5.
 


Robert menyebut air hasil pengolahan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kebutuhan sehari-hari, termasuk untuk diminum.

"Ini bisa digunakan untuk kebutuhan harian, termasuk langsung diminum pun bisa," ucap Robert.

Saat ini, Sat Brimobda Kalbar memiliki empat unit water treatment. Peralatan tersebut ditempatkan di empat wilayah, yakni Pontianak, Singkawang, Sintang, dan Ketapang.


Anggota BPBD Kalbar memadamkan api di lahan gambut. Metrotvnews.com/Marup.
 

Keberadaan kendaraan water treatment di Kalimantan Barat telah berlangsung sejak 2022. Peralatan tersebut digunakan untuk membantu pengolahan sumber air sesuai kebutuhan di lapangan.

"Untuk mobil water treatment sendiri di Kalimantan Barat sudah ada sejak 2022," katanya.

Robert menjelaskan kemampuan produksi setiap unit water treatment menyesuaikan sumber air yang diolah serta tujuan penggunaannya. Teknologi tersebut dapat digunakan untuk mengolah air danau maupun air payau.

"Air bersih itu 6000-7000 liter, air minum 400-2500 liter per jam," tuturnya.

(Whisnu M)