Aktivitas di salah satu bandara di Inggris. (Anadolu Agency)
Gangguan Lalu Lintas Udara Batalkan Lebih dari 1.000 Penerbangan di Inggris
Willy Haryono • 9 September 2026 15:01
London: Gangguan pada sistem kontrol lalu lintas udara mengakibatkan lebih dari 1.000 penerbangan dibatalkan di seluruh Inggris pada Selasa, yang membuat banyak penumpang terlantar selama berjam-jam di dalam pesawat maupun terminal bandara.
Mengutip AsiaOne, Rabu, 9 September 2026, Layanan Navigasi Udara Nasional Inggris (NATS) menyatakan telah menyelesaikan masalah pada sistem pemrosesan penerbangan mereka pada Selasa malam.
Namun, gangguan masih menimbulkan keterlambatan di 15 bandara Inggris dan sejumlah lokasi lainnya. Maskapai dan pengelola bandara masih berupaya mengatasi penumpukan penerbangan yang tertunda.
Salah satu penumpang, Josie Donoghue, mengaku terjebak selama tiga jam di dalam pesawat di Bandara Gatwick sebelum penerbangannya dengan Ryanair menuju Irlandia dibatalkan.
"Situasinya benar-benar kacau di sana. Itu satu-satunya kata yang bisa saya gunakan untuk menggambarkannya," ujar Donoghue.
Heathrow dan Gatwick Terdampak
Operasional keberangkatan di Bandara London Heathrow kembali berjalan setelah gangguan sistem teratasi. Namun, bandara tersebut menghentikan penerbangan yang tiba untuk sisa malam dan memperingatkan kemungkinan keterlambatan lebih lanjut.Sejumlah penumpang juga harus turun dari pesawat setelah menunggu selama berjam-jam.
Penumpang penerbangan British Airways menuju Baltimore, Amerika Serikat, misalnya, turun dari pesawat setelah sekitar empat jam berada di landasan Heathrow.
British Airways mengatakan lebih dari 100 penerbangan terpaksa dibatalkan atau dialihkan akibat gangguan tersebut.
"Insiden ini sepenuhnya di luar kendali kami dan sangat membuat frustrasi para pelanggan serta staf kami, karena pesawat dan awak kami akhirnya berada di lokasi yang tidak semestinya," kata juru bicara British Airways.
Sementara itu, Ryanair mengatakan lebih dari 65.000 penumpangnya terdampak gangguan tersebut. Lebih dari 50 penerbangan maskapai itu juga dibatalkan.
Meski sistem NATS telah kembali beroperasi, proses pemulihan diperkirakan membutuhkan waktu karena maskapai dan bandara harus mengatur ulang jadwal penerbangan serta mengatasi penumpukan penumpang dan pesawat. (Razaqa Hariz)
Baca juga: Sistem Radar Bermasalah, Bandara di Inggris Alami Gangguan Penerbangan