Kebakaran melanda sebuah rumah dinas milik Dinas Pertamanan di area Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (31/5/2026). (ANTARA/HO-Sudin Gulkarmat Jakarta Timur).
Rumah Milik Dinas Pertamanan DKI di Jatinegara Terbakar
Achmad Zulfikar Fazli • 1 June 2026 08:46
Jakarta: Sebuah rumah dinas milik Dinas Pertamanan di area Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Jalan Kebon Nanas, RT 01/RW 05, Kelurahan Cipinang Besar Selatan, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, hangus terbakar. Peristiwa ini menyebabkan kerugian hingga Rp10 juta.
"Objek yang terbakar merupakan rumah dinas kantor TPU milik Dinas Pertamanan pada Minggu (31 Mei 2026) malam. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa tersebut menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp10 juta," kata Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur Abdul Wahid di Jakarta, dilansir dari Antara, Senin, 1 Juni 2026.
Laporan kebakaran itu diterima petugas pada pukul 21.25 WIB, Minggu, 31 Mei 2026. Informasi pertama disampaikan seorang warga bernama Taufiq yang melihat kobaran api di lokasi kejadian.
Saat kebakaran terjadi, rumah dinas kantor TPU milik Dinas Pertamanan itu diketahui dalam kondisi kosong dan tidak dihuni. Luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 12 meter persegi.
| Baca Juga: |

Ilustrasi. Dok. Medcom
Berdasarkan hasil pendataan awal petugas, kebakaran tersebut diduga dipicu fenomena kelistrikan. Saat kejadian, warga sekitar baru saja selesai beraktivitas, namun kemudian mendengar teriakan yang mengabarkan adanya kebakaran. Ketika dicek, api sudah membesar dan membakar bangunan tersebut.
Warga secepatnya menghubungi Sentra Komando Kebakaran (SCC) Damkar Jakarta untuk meminta bantuan. Menindaklanjuti laporan tersebut, Sudin Gulkarmat Jakarta Timur mengerahkan 11 unit pemadam kebakaran dengan dukungan 55 personel ke lokasi.
"Unit pertama tiba di lokasi pada pukul 21.28 WIB dan langsung melakukan penanganan. Proses pemadaman dimulai pukul 21.34 WIB," ujar Abdul.
Petugas dapat melokalisasi api pada pukul 21.44 WIB, sehingga kebakaran tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian. Setelah api dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan mulai pukul 21.52 WIB untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa. Operasi pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 22.15 WIB.
Meski menyebabkan kerugian material, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Petugas sempat menyelamatkan tiga kepala keluarga (KK) atau sembilan jiwa yang berada di sekitar lokasi dari potensi dampak kebakaran yang lebih besar.
Abdul mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan instalasi listrik yang dapat memicu kebakaran. Pemeriksaan berkala terhadap jaringan dan peralatan listrik dinilai penting guna mencegah kejadian serupa terulang.
"Korban nihil dan pemadaman telah selesai dilakukan. Situasi di lokasi sudah aman," ucap Abdul.