Ilustrasi. (Dok. Istimewa)
PT KAI Tambah 4 KA dari Solo untuk Libur Lebaran 2026
Triawati Prihatsari • 11 February 2026 21:55
Solo: PT KAI menyediakan empat kereta api (KA) tambahan berangkat dari Stasiun Balapan Solo, Jawa Tengah, untuk periode libur lebaran 2026. Total KA tambahan untuk periode libur lebaran kali ini di Daops 6 yakni sebanyak 12 KA.
"Untuk kereta api tambahan sudah kita rilis penjualannya pada pukul 00.01 WIB, mulai 11 Februari 2026. Daops 6 Yogyakarta akan ada 12 kereta api tambahan empat di antaranya berangkat dari stasiun Solo Balapan," ujar Manajer Humas Daops 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, di Solo, Rabu, 11 Februari 2026.

Manajer Humas Daops 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih. Metrotvnews.com/ Triawati
KA tambahan tersebut di antaranya KA Batavia, KA Lodaya dan KA Malabar. Dia mengungkap, KA tambahan tersebut mulai beroperasi sepanjang angkutan lebaran mulai tanggal 11 Maret 2026.
"KA tambahan di antaranya ada kereta Batavia, ada kereta tambahan Solo Bandung sebanyak dua kereta api dan juga Solo Pasar Senen. Jadi ada empat kereta api bahan yang berasal dari stasiun Solo Baru. Dan ini semua akan beroperasi sepanjang angkutan lebaran nanti," beber Feni.
Terkait ketersediaan tiket, berdasarkan data PT KAI, tiket lebaran telah terjual 23 persen atau sebanyak 131.000 dari total kapasitas. Total ketersediaan tiket KA lebaran sebanyak 570.000 tiket.
"Yang kita sediakan sudah termasuk dengan kereta api tambahannya. Jadi masih banyak peluang kepada para calon pemudik untuk segera melakukan perencanaan perjalanan memesan tiket hanya di aplikasi akses BKI website KAI.id dan juga mitra yang sudah bekerja sama dengan KAI," ungkap Feni.
"Hari ini KAI 6 Yogyakarta beserta KAI Pusat dan stakeholder eksternal terkait melaksanakan kereta inspeksi angkutan lebaran. Jadi jajaran direksi KAI beserta stakeholder seperti Dirjen Perkereta Api dan KNKT sudah melakukan pemeriksaan lintas memastikan sarana, prasarana, fasilitas pendukung dan juga SDM-nya siap untuk melayani angkutan Lebaran yang akan kita mulai pada 11 Maret 2026 hingga 1 April 2026 atau total 22 hari," ungkap Feni.