Tim BPBD Magetan berhasil mengevakuasi pohon tumbang yang menutupi akses jalan raya di wilayah Kecamatan Ngariboyo dampak dari cuaca ekstrem yang terjadi. ANTARA/HO-Diskominfo Kab Magetan
Cuaca Ekstrem Picu 32 Bencana di Magetan Selama Februari 2026
Lukman Diah Sari • 12 March 2026 08:33
Magetan: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mencatat 32 peristiwa bencana alam yang terjadi di wilayah setempat sepanjang Februari 2026. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magetan Eka Radityo mengatakan bencana alam di awal tahun 2026 diakibatkan cuaca ekstrem, mulai bencana tanah longsor, angin kencang, hingga banjir luapan.
"Sesuai data, ada 32 peristiwa bencana alam di Magetan dipicu oleh cuaca ekstrem yang terjadi selama 1-28 Februari 2026," ujar Eka dalam keterangannya di Magetan, Rabu, 11 Maret 2026, melansir Antara.
"Nihil korban jiwa ataupun luka. Tercatat 24 rumah warga rusak, satu unit jalan rusak, dan satu unit sepeda motor rusak," ungkap Eka.

Tim BPBD Magetan berhasil mengevakuasi pohon tumbang yang menutupi akses jalan raya di wilayah Kecamatan Ngariboyo dampak dari cuaca ekstrem yang terjadi. ANTARA/HO-Diskominfo Kab Magetan
Adapun untuk sebaran kejadian wilayah, Kecamatan Plaosan dan Magetan tercatat paling banyak terjadi bencana dengan jumlah masing-masing mencapai lima kejadian. Kemudian Kecamatan Ngariboyo empat kejadian, dan Kecamatan Poncol, Barat, serta Kartoharjo masing-masing tiga kejadian.
"Lainnya tersebar di sejumlah wilayah, di antaranya Kecamatan Kawedanan, Bendo, Maospati, Parang, Karas, Sidorejo, dan Karangrejo," kata Eka.
Pihak BPBD meminta warga Magetan selalu waspada jika sewaktu-waktu hujan deras dan angin kencang terjadi, utamanya di wilayah lereng Gunung Lawu. Sementara, selama tahun 2025 BPBD secara total mencatat terdapat 238 kejadian bencana alam yang melanda Kabupaten Magetan, meliputi kejadian cuaca ekstrem angin kencang, tanah longsor, banjir luapan, kejadian evakuasi pencarian, dan pertolongan, serta kebakaran.