Pasukan Iran dalam sebuah parade militer. (Tasnim)
IRGC Tegaskan Musuh-Musuh Iran Tak Akan Lagi Aman usai Kematian Khamenei
Willy Haryono • 3 March 2026 06:32
Teheran: Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menyatakan musuh-musuh Iran kini tidak akan lagi aman “bahkan di rumah mereka sendiri” setelah kematian Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
“Musuh harus tahu bahwa hari-hari bahagia mereka telah berakhir dan mereka tidak akan lagi aman di mana pun di dunia, bahkan di rumah mereka sendiri,” demikian pernyataan IRGC yang dikutip Antara, Selasa, 3 Maret 2026.
IRGC juga menegaskan bahwa Iran akan terus melawan Israel dengan seluruh kekuatan yang dimiliki hingga mencapai kemenangan.
Pernyataan itu muncul setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran pada Sabtu, 28 Februari, termasuk di Teheran.
Serangan tersebut menyebabkan kerusakan signifikan dan korban sipil, serta menewaskan Ayatollah Ali Khamenei bersama sejumlah pejabat senior pemerintahan dan militer Iran, sebagaimana dikonfirmasi otoritas Iran pada Minggu.
Sebelumnya, IRGC mengatakan bahwa sedikitnya 560 personel militer Amerika Serikat (AS) tewas dan luka-luka dalam serangan Iran terhadap pangkalan-pangkalan AS di seluruh Timur Tengah.
"Pangkalan militer AS di Bahrain diserang oleh dua rudal balistik, dan pangkalan-pangkalan lain juga digempur serangan tanpa henti, yang sejauh ini mengakibatkan 560 tentara Amerika tewas atau luka-luka," tutur IRGC.
Baca juga: Garda Revolusi Iran Sebut 560 tentara AS Tewas dan Terluka dalam Serangan Balasan