Indonesia Gabung Koalisi Global Pasar Karbon

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. Foto: Istimewa

Indonesia Gabung Koalisi Global Pasar Karbon

Kautsar Widya Prabowo • 21 January 2026 18:11

Jakarta: Kementerian Kehutanan mengumumkan keikutsertaan Indonesia dalam The Coalition to Grow Carbon Markets. Hal ini sebagai upaya mempercepat penurunan emisi global, melalui penguatan insentif bagi dunia usaha serta peningkatan pembiayaan iklim internasional.

“Merupakan suatu kehormatan bagi saya mengumumkan bahwa hari ini Kementerian Kehutanan Republik Indonesia bergabung dengan The Coalition to Grow Carbon Markets, mewakili sektor kehutanan Indonesia,” ujar Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dalam keterangan tertulis, Rabu, 21 Januari 2026.

Raja Juli menyampaikan Indonesia memiliki modal alam yang besar untuk berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan hijau. Melalui koalisi ini, Indonesia akan bekerja sama dengan negara-negara yang memiliki visi serupa untuk meningkatkan permintaan terhadap kredit karbon berintegritas tinggi.

“Guna mendukung pertumbuhan hijau, tidak hanya bagi Indonesia, tetapi juga bagi dunia,” jelas Raja Juli.
 


Sementara itu, Perwakilan Khusus Inggris untuk Iklim, Rachel Kyte, menyambut baik bergabungnya Indonesia dalam The Coalition to Grow Carbon Markets. Ia menyebut Indonesia, bersama delapan negara lainnya, akan berperan memastikan perusahaan dapat berpartisipasi di pasar karbon secara berintegritas.

“Upaya Indonesia dalam mengembangkan solusi berbasis alam akan memastikan koalisi ini mampu mendorong investasi sektor swasta ke proyek-proyek berintegritas tinggi yang melestarikan hutan, mengurangi emisi, dan memajukan pembangunan berkelanjutan,” kata Kyte.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. Foto: Istimewa

Keikutsertaan Indonesia dalam The Coalition to Grow Carbon Markets disampaikan oleh Menhut Raja Juli dalam diskusi meja bundar bertajuk Advancing Indonesia–UK Collaboration on High-Integrity Carbon Markets yang digelar di kantor pusat Standard Chartered, London.

Kegiatan tersebut berlangsung setelah pertemuan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, dalam rangka peluncuran Kemitraan Strategis Indonesia–Inggris (UK–Indonesia Strategic Partnership).

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)