Luka lebam terlihat di salah satu tangan Presiden AS Donald Trump. (Daily Express US)
Luka Lebam di Tangan Trump Jadi Sorotan di Davos
Willy Haryono • 24 January 2026 10:08
Washington – Foto-foto terbaru yang memperlihatkan luka lebam pada tangan Presiden Amerika Serikat Donald Trump memicu spekulasi publik saat dirinya menghadiri Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss, Kamis lalu. Trump, yang kini berusia 79 tahun, segera membantah kekhawatiran mengenai kondisi kesehatannya dan mengklaim luka tersebut hanya akibat benturan ringan.
Lebam berwarna gelap terlihat pada tangan kiri Trump saat ia menghadiri peresmian inisiatif global Dewan Perdamaian (Board of Peace) Gaza. Foto-foto yang beredar luas di media sosial menunjukkan memar tersebut tidak tampak sehari sebelumnya, sehingga memicu dugaan luka itu baru saja terjadi.
Saat ditanya wartawan di pesawat Air Force One, Trump mengatakan tangannya terbentur meja. Ia juga mengaitkan kondisi tersebut dengan konsumsi aspirin dosis rutin untuk menjaga kesehatan jantung, yang menurutnya membuat kulit lebih mudah memar.
“Saya menyarankan minum aspirin jika Anda peduli dengan jantung Anda, tetapi jangan minum jika Anda tidak ingin mengalami sedikit memar,” ujar Trump kepada wartawan, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Jumat, 23 Januari 2026.
Pihak Gedung Putih sebelumnya juga memberikan penjelasan serupa. Tim medis kepresidenan menyatakan kombinasi antara aktivitas jabat tangan yang intens dan penggunaan obat pengencer darah membuat kulit presiden lebih rentan mengalami pendarahan di bawah kulit atau memar.
Meski telah diklarifikasi, kemunculan lebam tersebut kembali memicu spekulasi mengenai kebugaran Trump sebagai presiden tertua dalam sejarah Amerika Serikat. Selain memar di tangan, publik juga menyoroti pembengkakan pada kaki presiden serta beberapa momen di mana ia tampak tertidur dalam acara resmi.
Tahun lalu, pihak administrasi mengungkapkan pembengkakan kaki Trump didiagnosis sebagai chronic venous insufficiency, kondisi yang menyebabkan aliran darah tidak optimal di bagian kaki akibat gangguan pada katup vena.
Meski dokter kepresidenan menyebut hasil pemeriksaan MRI menunjukkan kondisi kardiovaskular Trump sangat baik, kunjungan rumah sakit yang tidak diumumkan sebelumnya pada tahun lalu tetap menimbulkan pertanyaan publik terkait transparansi kesehatan presiden. (Kelvin Yurcel)
Baca juga: Lima Poin Penting Pidato Trump