Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian berdialog dengan warga korban gempa di NTT. ANTARA/HO-Kemendagri
Korban Gempa NTT Gratis Cetak Ulang Dokumen Kependudukan
Achmad Zulfikar Fazli • 19 August 2026 23:48
Jakarta: Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil ditugaskan membantu warga yang dokumen kependudukannya hilang atau rusak akibat gempa di Nusa Tenggara Timur. Langkah ini untuk mempercepat penerbitan dokumen, seperti KTP elektronik, akta kelahiran, serta Kartu Keluarga (KK) secara gratis.
"Saya segera perintahkan kepada Dirjen Dukcapil yang menangani urusan data kependudukan ini untuk koordinasi dengan Dukcapil kabupaten dan provinsi," kata Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dalam keterangannya di Jakarta, dilansir dari Antara, Rabu, 19 Agustus 2026.
Hal itu disampaikan Mendagri usai mengunjungi posko pengungsian Desa Waekokak, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, NTT. Mendagri menegaskan tim Dukcapil akan turun ke lokasi bencana untuk memberikan pelayanan secara langsung kepada masyarakat.
Menurut ia, pencetakan ulang dokumen kependudukan bukan sesuatu yang sulit mengingat semua datanya sudah terekam di server Dukcapil pusat dan terdigitalisasi.
Terlebih, Ditjen Dukcapil telah menerapkan teknologi face recognition atau pengenalan wajah sehingga pencetakan ulang dokumen kependudukan dapat dilakukan dengan lebih mudah.
"(Pencetakan ulang) itu sangat mudah sekali dilakukan. Kenapa? Karena semua data yang ada, 290 juta (penduduk) Indonesia, hampir 98 persen datanya ada di server Kementerian Dalam Negeri, Dukcapil Kemendagri," ujar Tito.
.jpg)
Ilustrasi bangunan rusak akibat gempa. Foto- MI
Selain dokumen kependudukan, Mendagri akan berkoordinasi dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk pencetakan ulang surat tanah maupun berkas penting lainnya.
Tito juga akan berkomunikasi dengan kepolisian untuk pencetakan ulang Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), serta Surat Izin Mengemudi (SIM) khusus bagi korban gempa di NTT.
"Informasinya akan saya sampaikan kepada Menteri ATR/BPN dan juga kepada kepolisian. Karena apa, waktu seperti di Aceh, di Sumatera Utara, (Sumatera) Barat, kita semua tiga ini turun. Ini dokumen-dokumen penting," kata Tito.
Mendagri memastikan pencetakan ulang dokumen-dokumen penting tersebut dilakukan secara gratis sebagai bukti hadirnya negara bagi para penyintas gempa.
"Orang lagi susah jangan dibikin susah lagi, kita bantu. Dan juga dari saya akan sampaikan juga kepada Bapak Kapolri," tutur Tito.