Tingkatkan Literasi, Edukasi Gizi Diberikan ke Korban Bencana di Aceh Tamiang

Edukasi gizi untuk ibu dan anak diberikan kepada korban di Desa Serba dan Desa Pematang yang terdampak banjir, di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Dok. Istimewa

Tingkatkan Literasi, Edukasi Gizi Diberikan ke Korban Bencana di Aceh Tamiang

Achmad Zulfikar Fazli • 28 February 2026 22:06

Jakarta: Bantuan berupa edukasi gizi untuk ibu dan anak diberikan kepada korban terdampak banjir di Desa Serba dan Desa Pematang, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Edukasi dikemas dengan gimmick dan story telling untuk meningkatkan literasi korban bencana soal pemenuhan gizi.

Bantuan tersebut diberikan Yayasan Abhipraya Insan Cendekia Indonesia (YAICI) berkolaborasi dengan sejumlah mitra yaitu PC Muhammadyah Sama Dua Aceh Selatan, dan Bossmama, platform media parenting yang dikelola influencer Sabrina Anggraini.

Ketua PC Muhammadiyah Sama Dua Aceh Selatan, Denni Taufiqurrahman mengungkapkan, pemilihan desa itu sebagai wilayah sasaran penerima bantuan dengan pertimbangan kedua desa adalah yang cukup terdampak, namun masih minim menerima bantuan kemanusiaan. 

“Sejak awal bergerak bersama YAICI, kita melakukan pemetaan awal wilayah yang akan disasar, serta apa kebutuhan masyarakat yang sangat mendesak. Terutama untuk kebutuhan ibu-ibu dan anak-anak,” ujar Denni, dalam keterangannya, Sabtu, 28 Februari 2026.

Selain edukasi, bantuan berupa kebutuhan ibu dan balita, seperti susu dan makanan bergizi serta perlengkapan sekolah untuk anak, disalurkan ke korban bencana. Denni menyebut bantuan yang diberikan sangat disambut masyarakat sekitar. Sebab, warga membutuhkan uluran tangan dari masyarakat untuk dapat memenuhi kebutuhan mereka.

Pihaknya menyalurkan 184 paket balita, 150 paket anak, dan 120 paket dewasa kepada masyarakat di Desa Serba dan Desa Pematang Durian. Paket tersebut disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing kelompok usia agar intervensi tidak bersifat seragam.
 

Baca Juga: 

BRIN: Mitigasi Bencana Berbasis Riset Jadi Kebutuhan Strategis Daerah



Edukasi gizi untuk ibu dan anak diberikan kepada korban di Desa Serba dan Desa Pematang yang terdampak banjir, di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Dok. Istimewa

Denni menyebut penyesuaian bantuan yang diterima sudah tepat karena mempertimbangkan kebutuhan masing-masing kelompok usia. Oleh karena itu, Denni mengimbau relawan-relawan yang akan turun ke daerah bencana juga memikirkan bentuk bantuan yang sesuai dengan mereka.

“Bagi relawan-relawan yang akan datang, diharapkan memberi bantuan yang dibutuhkan oleh masyarakat sekitar,” ucap Denni.

Sementara itu, Sekjen YAICI, Satria Yudistira, mengatakan pihaknya memberikan edukasi pemenuhan gizi yang baik untuk anak. Salah satunya dengan pemahaman mengenai pangan siap saji seperti mi instan dan produk kental manis.

Produk-produk tersebut dinilai berpotensi menimbulkan dampak buruk dalam jangka panjang, terutama kental manis yang rendah kandungan gizi dan tinggi gula. Dia pun menegaskan kental manis bukan susu.

“Kami sampaikan secara sederhana kepada anak-anak dan orang tua bahwa kental manis bukan susu dan tidak boleh sering dikonsumsi karena bisa berdampak pada kesehatan jika dikonsumsi berlebihan,” ungkap dia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)