Lima orang tewas dalam serangan udara Yordania di Provinsi Daraa, Suriah. (Anadolu Agency)
Serangan Udara Yordania di Suriah Selatan Tewaskan 5 Orang, 2 Terluka
Willy Haryono • 27 October 2026 14:47
Damaskus: Lima warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak, tewas dan dua lainnya terluka dalam serangan udara Yordania di Suriah selatan pada Senin, 26 Oktober 2026.
Kantor berita Suriah, SANA, melaporkan serangan tersebut, sementara pemerintah Damaskus menyatakan operasi militer itu dilakukan tanpa koordinasi sebelumnya dengan pemerintah Suriah.
SANA melaporkan serangan udara menghantam sejumlah lokasi di Provinsi Daraa. Mengutip direktur kesehatan provinsi, kantor berita tersebut menyebut dua orang yang terluka di Muzayrib, wilayah pedesaan bagian barat Daraa, telah dibawa ke Rumah Sakit Nasional Tafas.
Salah satu korban tewas adalah seorang pria berusia 65 tahun dari kawasan Tariq al-Sadd di Kota Daraa. Ia meninggal akibat luka-luka yang disebabkan serpihan serangan udara, menurut direktur kesehatan tersebut.
Pemerintah Suriah menyatakan pihak berwenang sedang memberikan bantuan kepada warga yang terdampak.
Pemerintah juga mengatakan penyelidikan tengah berlangsung dan komunikasi dengan Yordania terus dilakukan. Damaskus menekankan perlunya koordinasi keamanan dan lapangan bersama dalam operasi yang berdampak pada wilayah perbatasan untuk menjaga kedaulatan Suriah serta keamanan kedua negara.
Yordania Kaitkan Serangan dengan Insiden Gereja
Sebelumnya di hari Senin, militer Yordania menyatakan telah menyerang sejumlah lokasi milik “organisasi teroris” di Suriah selatan. Militer mengaitkan kelompok-kelompok tersebut dengan serangan pada Jumat terhadap para pelayat di Gereja Hamoud, Provinsi Karak, Yordania selatan, yang menewaskan sembilan orang.Militer Yordania mengatakan serangan tersebut menewaskan dan melukai anggota kelompok yang menjadi sasaran serta menghancurkan sejumlah lokasi dan kendaraan. Namun, militer tidak menyebutkan nama organisasi yang dimaksud, lokasi spesifik yang diserang, maupun jumlah korban.
Pada Senin sebelumnya, aparat keamanan Yordania menangkap tiga tersangka terkait serangan di gereja tersebut setelah baku tembak di Karak.
Menurut Direktorat Keamanan Publik Yordania, ketiga tersangka mengalami luka-luka dalam insiden itu. Tidak ada personel keamanan yang terluka.
Baca juga: Indonesia Kecam Keras Serangan Bersenjata di Gereja Ortodoks Yordania