Belasan pelajar yang ditangkap lantaran terlibat dalam penyerangan hingga menyebabkan korban meninggal dunia, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Senin, 5 Oktober 2026.
19 Pelaku Penyerangan Tewaskan Mahasiswa di Makassar Ditangkap
Muhammad Syawaluddin • 6 October 2026 14:59
Makassar: Sebanyak 19 pelajar ditangkap terkait penyerangan terhadap seorang mahasiswa hingga tewas di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Kasi Humas Polsek Biringkanaya Aipda Amin mengatakan belasan pelajar tersebut ditangkap dalam pengembangan kasus penyerangan yang menewaskan seorang mahasiswa.
"Iya ada sebanyak 19 orang pemuda diamankan dalam pengembangan kasus tersebut," katanya, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Senin, 5 Oktober 2026.
Aksi penyerangan terjadi pada Minggu, 4 Oktober 2026. Dalam peristiwa tersebut, seorang mahasiswa meninggal dunia setelah diserang di Jalan Perintis Kemerdekaan Km 19, Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, sekitar pukul 03.35 Wita.
Kapolsek Biringkanaya Kompol Setiawan A Malik mengatakan penyidik masih mengejar sejumlah orang yang diduga terlibat dalam penyerangan tersebut. Berdasarkan hasil sementara penyelidikan, seluruh pelaku yang telah ditangkap masih berusia di bawah umur.
Baca Juga :
Anggota DPRD Mandailing Natal Ditikam usai Reses
"Ini kita masih melakukan pengejaran kepada para pelaku, ada mungkin sekitar 4-5 orang. Mereka terlibat dalam penyerangan pada hari kemarin," jelasnya.
Selain 19 orang yang telah ditangkap, polisi masih memburu empat hingga lima orang yang diduga pelaku utama penyerangan. Mereka diduga pelaku yang membawa senjata tajam dan busur saat kejadian.
Malik mengatakan polisi masih mendalami motif penyerangan. Penyelidikan sementara mengarah pada dugaan aksi perang kelompok yang telah disepakati oleh dua kubu.

Ilustrasi penangkapan. Foto: Medcom.id.
"Informasi sementara mereka berdua (para pelaku dan korban) ini, dua kubu ini adalah geng motor," ungkapnya.
Sebelumnya, seorang mahasiswa bernama Muh Akmal, 24, meninggal dunia setelah diserang sekelompok pemuda yang diduga merupakan anggota geng motor. Korban mengalami luka setelah terkena senjata tajam dan busur.
Kejadian, korban bersama sejumlah rekannya sedang berkumpul sebelum diserang sekelompok pemuda yang diduga merupakan geng motor.