Kebakaran di kawasan pegunungan karst Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, Kabupaten Pangkajene Dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan. (Metro TV/ Achmad Fachmi)
21 Hektare Kawasan Karst TN Bantimurung Bulusaraung Terbakar
Metro TV • 3 October 2026 15:46
Pangkep: Lebih dari 21 hektare lahan dan hutan di kawasan pegunungan karst Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, Kabupaten Pangkajene Dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, terbakar. Tiupan angin kencang dan cuaca terik membuat api cepat menyebar hingga sempat mendekati permukiman warga.
Komandan Regu Manggala Agni Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, Muhammad Iqbal, mengatakan hingga saat ini masih terdapat dua hingga tiga lokasi yang mengeluarkan kepulan asap.
"Untuk kondisinya saat ini di lokasi masih dijumpai dua sampai tiga lokasi yang masih dijumpai kepulan asap. Cuma untuk saat ini kepulan asap tersebut lokasinya berada di lembah dan berada di puncak karst, sehingga tidak memungkinkan melakukan pemadaman langsung di lokasi tersebut," kata Iqbal di Pangkep, Sabtu, 3 Oktober 2026.
Kebakaran terjadi di wilayah SPTN Wilayah I Minasatene, Resor Minasatene, Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung. Area yang terdampak mencakup tiga zona, yakni zona inti, zona rimba, dan zona religi.
Api mulai terlihat pada Rabu sore dan sempat mereda. Namun, kobaran kembali meluas hingga Sabtu siang akibat kondisi cuaca panas disertai angin kencang.
Iqbal mengatakan, petugas melakukan penyekatan dan memutus jalur api yang bergerak turun dari puncak karst. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah api menjalar ke arah permukiman warga.
"Namun kami hari ini melakukan penyekatan dan memutus kepala api yang turun dari puncak karst yang berpotensi menuju ke arah permukiman masyarakat," ujarnya.
Jarak titik api dengan kawasan permukiman diperkirakan sekitar 150 meter. Petugas terus melakukan pemantauan untuk mencegah api menyebar ke kawasan lain yang belum terbakar.
Upaya pemadaman melibatkan Pemerintah Kabupaten Pangkep, pemadam kebakaran, Damkar PT Semen Tonasa, Polsek Minasatene, Koramil Minasatene, serta petugas Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung.

Kebakaran di kawasan pegunungan karst Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, Kabupaten Pangkajene Dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan. (Metro TV/ Achmad Fachmi)
Sejumlah personel internal taman nasional juga diterjunkan, di antaranya polisi kehutanan, pengendali ekosistem hutan, penyuluh kehutanan, serta sekitar 30 personel Manggala Agni.
"Langkah semalam yang kami lakukan itu, kami berkolaborasi dengan Pemda Pangkep, pemadam kebakaran, Pemadam Kebakaran PT Semen Tonasa, Polsek Minasatene, Koramil Minasatene. Dari instansi internal kami juga ada Polisi Kehutanan, Pengendali Ekosistem Hutan, Penyuluh Kehutanan, serta personel Manggala Agni yang berjumlah 30 orang," ungkap Iqbal.
Petugas menggunakan metode pemadaman langsung di kaki-kaki karst dengan dukungan armada pemadam dan suplai air. Tujuannya untuk menekan sebaran api.
"Kami berkolaborasi dengan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pangkep dan Pemadam Kebakaran PT Semen Tonasa dengan menyuplai air sehingga kami mampu menekan sebaran api yang berada di kaki-kaki karst," bebernya.
Upaya tersebut dilakukan untuk menekan penyebaran api, terutama di bagian kaki karst yang berdekatan dengan kawasan yang belum terbakar.
Hingga kini, petugas masih melakukan pemantauan di sejumlah titik yang dinilai berpotensi terjadi penyebaran api. Sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak terkait. (Achmad Fachmi)