Genjot Target Aktivasi IKD, Dukcapil Hadirkan Layanan di CFD

Layanan aktivasi IKD di CFD Rasuna Said. Foto: Metrotvnews.com/Afifah Alfina.

Genjot Target Aktivasi IKD, Dukcapil Hadirkan Layanan di CFD

Metro TV • 4 October 2026 11:16

Jakarta: Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) terus mendorong aktivasi identitas kependudukan digital (IKD) kepada masyarakat. Salah satunya dilakukan Suku Dinas (Sudin) Dukcapil Kebayoran Baru dalam kesempatan car free day (CFD) di kawasan Jalan H.R. Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan. 

Kepala sektor (Kasektor) Dukcapil Kebayoran Baru, Dwi Basuki, menyebut langkah ini sebagai upaya transisi digital dalam data kependudukan. Khususnya IKD dalam hal ini memberikan sejumlah kemudahan bagi masyarakat. 

“Dengan adanya IKD itu memudahkan kita dalam hal berbagai kegiatan. Utama untuk verifikasi, terutama verifikasi wajah, verifikasi sidik jari, dan sebagainya. Jadi apabila kita lupa membawa identitas, dengan membawa HP, misal kalau HP pasti dibawa terus,” kata Dwi kepada Metrotvnews.com, Minggu, 4 Oktober 2026.
 


Selain memuat identitas utama warga, IKD diintegrasikan dengan berbagai basis data kependudukan lain lewat SIAK atau Sistem Informasi Administrasi Kependudukan. Hal ini bakal memudahkan berbagai proses administrasi masyarakat, salah satunya proses perbankan.

“Saat ini IKD bisa untuk verifikasi di bank, terus kemudian untuk menyimpan dokumen data kita yang ada di situ seperti kartu keluarga, akta kelahiran. Kalau sudah terintegrasi dengan sistem SIAK, itu semua pasti ada di situ,” terang Dwi.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sendiri menargetkan 50 persen masyarakat memiliki IKD pada tahun ini. Target ini naik dari tahun sebelumnya yang hanya sebesar 30 persen. 

“Tahun lalu (target aktivasi IKD) adalah 30 persen. Tapi untuk target 30 persen DKI sudah tercapai semua. Tapi untuk 50 persen ini ya mungkin agak berat karena memang ini bukan menjadi seruan yang harus wajib. Karena sampai hari ini baru sampai imbauan doang,” ujarnya.

Khusus daerah Jakarta Selatan, sebanyak 41 persen masyarakat telah mengaktivasi IKD. Sementara kini pihaknya terus menggenjot aktivasi lewat berbagai program, salah satunya “jemput bola” atau menyambangi masyarakat secara door to door.

“Untuk Jakarta Selatan (saat ini) masih 41 persen (masyarakat yang memiliki IKD), target kita 50 persen dari tingkat provinsi (DKI Jakarta),” ujar Dwi.


Kepala sektor (Kasektor) Dukcapil Kebayoran Baru, Dwi Basuki. Foto: Metrotvnews.com/Afifah Alfina. 

Mengingat besarnya manfaat dan kemudahan akses layanan melalui IKD, Dwi mendorong agar masyarakat tidak menunda proses aktivasi. Kesadaran masyarakat dalam berpartisipasi pada program ini menjadi kunci sistem kependudukan digital.

“Mengimbau kepada seluruh warga DKI, khususnya Jakarta Selatan, mungkin secepatnya agar melakukan aktivasi IKD. Karena ini sangat dibutuhkan sekali di era digitalisasi agar kedepannya memudahkan kita dalam hal apapun yang merupakan kegiatan berkaitan dengan administrasi kependudukan,” ucap Dwi.

Untuk mengaktivasi IKD, masyarakat hanya perlu menyiapkan KTP dan gawai yang terhubung dengan internet. Sementara prosesnya kurang lebih hanya berlangsung selama 15 menit. Salah satu warga yang memanfaatkan layanan Dukcapil, Dante, 21, mengaku cukup mudah dalam melakukan proses aktivasi IKD.

“Mengisi data diri, terus ada selfie buat deteksi muka, terus ya udah entar langsung aktivasi aja tadi. Gampang sih,” ujar Dante.

Meski saat ini belum memiliki kebutuhan administrasi yang mendesak, dia menilai pentingnya menyiapkan IKD guna mengantisipasi kebutuhan layanan di masa depan. Di sisi lain, kemudahan akses posko terbuka di ruang publik menjadi alasan utamanya untuk melakukan pengurusan secara langsung.

“Kalau di kelurahan kan malas ya. Jadi ini tadi sekalian. Sekarang sih secara saya pribadi enggak ada lebutuhan (layanan administrasi). Tapi mungkin nanti bakal butuh jadi ya buat aja, cepet juga (proses aktivasi IKD),” ujar Dante.

Adapun proses aktivasi IKD hanya bisa dilakukan dengan petugas resmi Dukcapil secara langsung. Selain hadir di event khusus seperti CFD, masyarakat dapat mendatangi Kantor Dukcapil terdekat untuk melakukan aktivasi IKD. 

Setelah memiliki IKD, masyarakat dapat mengajukan layanan administrasi berikut hanya dengan melalui ponsel:

1. Cetak Kartu Keluarga (KK)
2. Cetak biodata WNI
3. Perubahan golongan darah WNI
4. Perubahan pendidikan
5. Surat keterangan pindah
6. Pisah atau pecah KK (individu)
7. Kelahiran WNI untuk anak yang belum memiliki NIK
8. Kelahiran WNI dengan biodata yang telah memiliki NIK
9. Kematian
10. Pengajuan penduduk nonpermanen

(Metrotvnews.com/Afifah Alfina)

(Fachri Audhia Hafiez)