Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan, Kombes Pol Didik Supranoto, saat diwawancarai, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu, 27 September 2026. Metrotvnews.com/Muhammad Syawaluddin.
Remaja di Makassar Tewas dalam Tawuran, Polisi Temukan Bekas Luka Tembak
Muhammad Syawaluddin • 28 September 2026 08:43
Makassar: Tawuran antarkelompok di Jalan Al Markaz, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, menyebabkan seorang remaja bernama Rafli, 19, meninggal dunia. Korban diduga terkena tembakan saat bentrokan berlangsung.
Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan Kombes Pol Didik Supranoto mengatakan insiden tersebut bermula dari tawuran yang terjadi sekitar Sabtu, 26 September, pukul 02.50 Wita. Lima personel Polsek Tallo kemudian mendatangi lokasi untuk membubarkan massa.
"Pada saat mendatangi TKP, dari kelima personel ini diserang dengan menggunakan batu dan juga busur. Kemudian dari salah satu personel yang mendatangi TKP memberikan tembakan peringatan. Nah, kemudian dari massa membubarkan diri," katanya, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, seperti dilansir Antara, Minggu, 27 September 2026.
Didik mengatakan polisi kembali memperoleh informasi sekitar pukul 04.50 Wita, setelah massa membubarkan diri. Informasi tersebut menyebutkan seorang remaja menjadi korban dan telah dibawa ke Rumah Sakit Angkatan Laut untuk mendapatkan penanganan medis.
"Polsek Tallo pun mendatangi Rumah Sakit Angkatan Laut, kemudian memindahkan korban ke Rumah Sakit Bhayangkara, Makassar," jelasnya.
Setibanya di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar, korban kemudian dibawa ke Biddokkes Polda Sulawesi Selatan untuk menjalani pemeriksaan visum. Atas persetujuan keluarga, jenazah korban juga akan menjalani otopsi. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian korban.
"Dari otopsi inilah nanti akan kita ketahui apa penyebab kematian dari korban," jelasnya.
Kabiddokkes Polda Sulsel Kombes Pol Muhammad Haris mengatakan pemeriksaan terhadap tubuh korban menemukan luka yang memiliki kemiripan dengan luka akibat tembakan. Luka tersebut ditemukan pada dua bagian tubuh.
"Pada pemeriksaan selanjutnya, ada luka keluar yang menyerupai luka tembak. Luka ada di punggung luar kiri, kemudian keluar di lengan kanan," ungkapnya.
.jpg)
Ilustrasi tawuran. Medcom
Haris menjelaskan ukuran luka pada kedua bagian tubuh tersebut relatif kecil. Temuan tersebut dinilai menyerupai karakteristik luka akibat proyektil yang masuk ke tubuh.
"Lukanya ya kecil, seperti peluru, ya. Sudah diukur. Nanti hasilnya itu akan kita serahkan ke penyidik untuk menentukan proyektil peluru," jelasnya.
Hasil pemeriksaan lebih lanjut, termasuk otopsi dan analisis terhadap proyektil, akan menjadi bagian dari proses penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kematian Rafli.