Kegiatan penertiban kawasan Taman Jati Pinggir di sepanjang Kanal Banjir Barat (KBB), Petamburan, Jakarta Pusat, Rabu (22/7/2026). (ANTARA/Adimas Raditya).
Revitalisasi Taman Jati Pinggir Mencapai 52%
Achmad Zulfikar Fazli • 30 September 2026 12:47
Jakarta: Revitalisasi Taman Jati Pinggir di sepanjang Kanal Banjir Barat (KBB), Petamburan, Jakarta Pusat, telah mencapai 52 persen. Proses revitalisasi dinilai masih berjalan sesuai rencana.
"Monitoring untuk mengecek progres penataan sekaligus melihat kendala yang masih ada di lapangan. Progresnya sudah sekitar 52 persen dan masih on the track,” kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekko Administrasi Jakarta Pusat Suprayogie dalam keterangan tertulis di Jakarta, dilansir dari Antara, Rabu, 30 September 2026.
Dia menuturkan pemantauan terus dilakukan untuk memastikan progres penataan kawasan sepanjang sekitar satu kilometer tersebut berjalan sesuai rencana sekaligus mengidentifikasi kendala di lapangan.
Dalam pemantauan itu, pihaknya melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya Suku Dinas Sumber Daya Air, Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, Suku Dinas Bina Marga, Suku Dinas Perhubungan, serta pihak kelurahan dan kecamatan.
Selain penataan fisik, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat menyiapkan penyesuaian rute angkutan JakLingko JAK 11 Tanah Abang-Kebayoran Lama agar melintasi kawasan Jati Pinggir.
“Ini bukan trayek baru, tetapi penyesuaian rute JAK 11 dengan dibelokkan melalui Jati Pinggir. Harapannya, masyarakat Petamburan memiliki akses transportasi umum menuju kawasan Pasar Tanah Abang,” ujar Suprayogie.
Dia menyebutkan uji coba penyesuaian rute tersebut telah dilakukan beberapa hari lalu. Pihaknya akan mengevaluasi sebelum dilakukan uji trayek resmi.
Pemkot Jakarta Pusat juga masih mengkaji pemindahan lokasi pembuangan sampah (LPS) di bantaran KBB RW 01 ke Tempat Pengolahan Sampah dengan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (TPS 3R) di RW 04, Petamburan. Kajian tersebut mempertimbangkan kondisi eksisting serta volume sampah harian di kedua lokasi itu.
Suprayogie mengungkapkan penataan Taman Jati Pinggir sejak awal melibatkan masyarakat melalui forum diskusi bersama RT, RW, Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), dan tokoh masyarakat.
“Mudah-mudahan, penataan ini selesai sesuai target dan memberikan ruang publik serta akses yang lebih baik bagi warga,” tutur Suprayogie.

Ilustrasi pekerja membersihkan lahan yang akan dibangun Taman Bukit Gading di Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara. ANTARA/HO-Pemkot Jakut
Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin menargetkan penataan kawasan ruang terbuka hijau (RTH) di Jati Pinggir, Kecamatan Tanah Abang, rampung pada November 2026. Sehingga, RTH tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat menjelang peringatan HUT ke-500 Kota Jakarta.
Dalam penataan tersebut, pemerintah akan membangun ruang serbaguna semi permanen yang dapat dimanfaatkan warga untuk berbagai kegiatan kemasyarakatan, dengan dilengkapi fasilitas bermain anak dan sarana olahraga.
Sementara itu, potensi pemandangan gedung-gedung di Jakarta Pusat atau city view juga akan dimanfaatkan sebagai salah satu daya tarik kawasan tersebut. Sehingga dapat menjadi ikon ruang publik baru di Jakarta Pusat.