Ilustrasi makan bergizi gratis. Metrotvnews.com/Siti Yona
Akademisi Sarankan MBG Diperbaiki, Bukan Dihentikan
Candra Yuri Nuralam • 1 October 2025 09:58
Jakarta: Pemerintah disarankan memperbaiki program makan bergizi gratis (MBG) setelah banyaknya kasus keracunan terjadi di Indonesia. Desakan penghentian program itu harus diabaikan karena banyak manfaat didapat para pelajar dari program MBG.
“Program makan bergizi gratis adalah program Presiden Prabowo yang sangat fundamental. Jangan dihentikan, tapi diperbaiki,” kata akademisi Prabu Revolusi dalam keterangan video dikutip pada Rabu, 1 Oktober 2025.
Prabu menilai program makan bergizi gratis bukan cuma soal pangan. Namun, kata dia, memastikan anak bangsa memiliki gizi cukup saat belajar untuk memastikan masa depan yang cerah.
“Satu piring makanan sehat bisa menjadi fondasi peradaban Indonesia di masa depan,” ucap Prabu.
Baca Juga:
Keracunan Massal di Garut, Pemkab Tetapkan Status Kejadian Luar Biasa |
.jpg)
Prabu menyarankan pemerintah melakukan evaluasi secara fundamental dan teknis terkait program MBG. Termasuk, memaksimalkan pemberdayaan pekerja dapur, sampai penyusunan menu oleh ahli gizi.
Dia menyarankan evaluasi yang dilakukan pemerintah dilakukan secara transparan. Sehingga, masyarakat percaya dampak baik dari program MBG dan melakukan pengawasan ketat.
“Publik berharap pemerintah tetap konsisten menjalankan program ini dengan pengawasan ketat agar tujuan mulianya dapat tercapai,” tutur Prabu.