Ilustrasi. Medcom.id.
Pergantian Musim Salah Satu Faktor Peningkatan Kasus ISPA
Media Indonesia • 10 January 2025 14:42
Jakarta: Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Yudhi Pramono mengatakan ISPA terjadi sepanjang tahun di Indonesia. Namun pada awal, pertengahan, dan akhir tahun, biasanya mulai terjadi peningkatan karena adanya musim hujan dan pergantian musim.
"Dari laporan sistem SKDR untuk tren influenza like illness atau penyakit menyerupai influenza 2023 dan 2024 juga tidak menunjukkan peningkatan," kata Yudhi dalam webinar kesehatan Kemenkes, Jumat, 10 Januari 2025.
Berdasarkan laporan rutin ISPA di Indonesia pada 2024, tren ISPA tidak menunjukkan peningkatan kasus yang signifikan. Sedangkan, berdasarkan data surveilans sentinel ILI-SARI menunjukkan subtipe virus influenza di Indonesia saat ini didominasi influenza musiman yaitu khas H1N1/09.
"Kondisi ini tidak mengkhawatirkan namun tetap perlu dilakukan kewaspadaan dan kesiagaan dengan melakukan promosi kesehatan melalui kegiatan penyuluhan bersama dan lintas sektor terkait dalam penanggulangan ISPA di masyarakat," ungkap dia.
| Baca juga: Menkes Beri Penghargaan untuk Dokter Aulia, Korban Perundungan di Undip |
Kewaspadaan bisa ditunjukkan dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), cuci tangan dengan air mengalir, menggunakan sabun antiseptik, atau menggunakan hand sanitizer. Kemudian, menggunakan masker bagi masyarakat yang sakit atau jika berada di kerumunan, serta menerapkan etika batuk dan bersin.
"Segera ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala influenza like illness dan ada riwayat kontak dengan faktor risiko," ujarnya.